Headline

Spesialis Curnik Berambut Gimbal Didor

MAKASSAR, BKM — Di kaki kanan Dermawan alias Ompel (18) kini terdapat tanda baru. Polisi memberikan hadiah timah panas kepada warga Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo ini.
Pria berambut gimbal tersebut merupakan spesialis pencuri barang elektronik (curnik). Ia mendapat tindakan tegas polisi, karena saat digiring untuk pengembangan kasus, ia mencoba kabur dari kawalan aparat.
Dalam catatan hitam petugas Polsek Tallo, Ompel menjadi tersangka berdasarkan LP/1581/XI/2017/Restabes Mks/Sek Panakukang tertanggal 5 November 2017. Tim Pekat Lipu Polda Sulsel 2017 dari Resmob kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, keberadaan Dermawan terendus. Dia diketahui terlihat di wilayah Kappekka. Tepatnya di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo.
Petugas kemudian bergerak ke lokasi tersebut. Seorang polisi membenarkan keberadaan Ompel di rumahnya.
Proses penangkapannya berlangsung dramatis. Ia sempat main kuncing-kucingan dengan aparat.
Di dalam rumah tersangka penuh dengan meja. Ia mencoba merangkak dan bersembunyi dari intaian petugas. Polisi pun kemudian ikut merangkak mencari Ompel. Hasilnya, ia berhasil diamankan tanpa perlawanan. Selanjutnya digiring ke markas Resmob Polda Sulsel guna pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengaku telah melakukan curnik di beberapa lokasi. Bahkan di wilayah Panakkukang, ia menyebut ada 13 barang elektronik yang berhasil digasak dari para korban.
Diantaranya satu unit TL LED 32 inchi merek Samsung warna hitam. Juga empat unit HP berbagai merk yang dijarah pada sebuh toko di Jalan Urip Sumoharjo.
Menurut tersangka, hasil jarahannya itu ia jual ke penadahnya yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT). Wanita itu bernama Jumaria, yang biasa dipanggi Jum (35). Ompel dan Jum masih bertetangga.
Hari itu juga polisi melakukan pengembangan. Namun di tengah perjalanan tersangka meronta dan mencoba melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan yang diberikan petugas tak digubrsinya. Akhirnya, kakinya ditembak dengan dua peluru. Ompel jatuh tersungkur tak berdaya. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan medis.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin mengkonfirmasi kebenaran diamankannya seorang tersangka spesialis curnik. ”Terpaksa diambil tindakan tegas, karena mencoba kabur saat dibawa untuk pengembangan,” ujarnya.
Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka, tim menyita sejumlah barang bukti. Masing-masing satu unit HP Nokia warna hitam, satu unit HP Lenovo warna hitam, serta satu alat cas laptop Asus warna hitam. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top