Headline

Anak Usia 2 Tahun Dapati Ibunya Gantung Diri

GOWA, BKM — Pagi di Jalan Makkawari, Lingkungan Campagaya, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kira-kira pukul 09.30 Wita, Jumat (10/11).
Seorang bocah perempuan bernama Kyla tampak berlari keluar dari dalam rumahnya sambil menangis. Anak perempuan berusia dua tahun ini sepertinya baru saja mendapati sesuatu.
Seorang ibu-ibu tetangganya bernama Ani Sari (50) yang melihat Kyla tengah menangis, langsung mendatanginya. Anak tersebut lalu ia bawa dalam pelukannya. Meski tahu tahu apa maunya Kyla, Ani tetap menggendongnya.
Sang bocah mengarahkan tetangganya itu masuk ke dalam rumah tempat tinggalnya yang bertiang bambu, berdinding seng serta papan. Di sebuah sudut rumah Kyla menujuk ke atas.
Alangkah kagetnya Ani Sari. Ia melihat sesosok tubuh perempuan yang menggantung dalam kondisi tanpa nyawa, menggunakan seutas tali nilon warna biru. Jarak kakinya dari lantai sekitar satu meter.
Sosok yang telah jadi mayat itu adalah Fitri. Usianya masih belia, 16 tahun. Meski begitu, ia sudah bersuami dan punya anak satu, yaitu Kyla. Suaminya bernama Puddin, berusia 17 tahun.
Melihat tubuh Fitri yang tergantung, Ani Sari lalu memberitahukan kepada ipar korban bernama Ani (27) yang tinggal berdekatan dengan rumah Fitri. Untuk memastikan apa yang dilihat Ani Sari bersama Kyla, Ani lalu mengintip dari balik pintu. Ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri jika adik iparnya itu telah meninggal dunia dengan tali menjerat lehernya.
Yakin dengan apa yang dilihatnya, Ani kemudian berlari menuju ke rumah mertua korban bernama Sari’ (65). Sari’ pun langsung bergegas menuju rumah Fitri.
Kepergian Fitri untuk selama-lamanya ini langsung membuat geger warga kampung. Pihak keluarga yang tak pernah menyangka korban akan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis seperti ini, langsung histeris setelah melihat tubuh kaku almarhumah.
Tak lama berselang, unit Patmor dan SPKT serta piket fungsi Polres Gowa di TKP. Selanjutnya menurunkan tubuh korban dan mengevakuasinya guna dilakukan visum luar.
Saat ditemukan, perempuan dengan tubuh berisi ini mengenakan baju terusan selutut warna krem motif garis. Kendati tergantung, namun mulutnya dalam posisi tertutup. Tidak terbuka atau lidah menjulur, seperti pada banyak kejadian korban tewas gantung diri.
Peristiwa inipun langsung ditangani aparat Polsek Somba Opu dan jajaran Polres Gowa. Para petugas langsung melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kematian Fitri.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, saat ini pihak kepolisian melakukan penyelidikan serta mengambil sejumlah barang bukti di sekitar TKP guna kepentingan penyelidikan.
”Kami sudah ambil keterangan para saksi, serta mengamankan beberapa benda sebagai barang bukti. Kasusnya sementara dalam penanganan polisi. Soal motifnya, kami belum bisa simpulkan,” jelas Mangatas Tambunan, kemarin. (sar/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top