Bisnis

Unilever Ajak Masyarakat Cerdas Pilih Camilan

BKM/CHAIRIL INDRA BKGN 2017 -- Ratu Mirah Afifah, Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia (tengah) didampingi Bahruddin Thalib, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas sedang menjelaskan tentang kegiatan BKGN 2017 yang sudah memasuki tahun kedelapan.

MAKASSAR, BKM — Konsumsi camilan di Indonesia terindikasi mengalami peningkatan sebesar empat persen setiap tahunnya. Camilan manis dan lengket seperti cokelat, pastry dan permen paling digemari anak-anak. Camilan seperti sangat berisiko memunculkan permasalahan gigi berlubang.
Seperti disampaikan drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, mengonsumsi camilan yang terlalu banyak mengandung karbohidrat dan gula terutama yang lengket, dapat menurunkan derajat keasaman mulut.
”Setelah mengonsumsi makanan yang manis, derajat keasaman mulut turun hingga di bawah pH kritis 5,5 dalam hitungan menit dan tetap rendah hingga 1 jam setelahnya. Bila terjadi terus menerus kondisi ini menyebabkan hilangnya mineral (email) pada gigi dan mengakibatkan terjadinya gigi berlubang. Jadi masyarakat harus cerdas dalam memilih camilan terutama yang akan diberikan kepada anaknya,” kata Ratu Mirah kepada wartawan dalam press conference Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2017 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unhas Makassar, Kamis (9/11).
Mirah mengatakan, Unilever melalui produknya Pepsodent kembali menggelar kegiatan tahunan BKGN bekerjasama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).
BKGN di Makassar yang digelar bersama FKG Unhas ini ditargetkan dapat melayani masyarakat dalam pelayanan dasar gigi sebanyak 1.000 orang. Hingga memasuki tahun ke delapan penyelenggaraannya, tambah Mirah, jumlah masyarakat yang terlayani di seluruh Indonesia sekitar 300 ribu orang.
”Tahun ini BKGN hadir semakin luas di 57 lokasi yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten di seluruh Indonesia mulai 12 September sampai 29 November 2017,” kata Mirah.
Mengenai kesiapan FKG Unhas melayani 1.000 pasien yang datang berobat, kata Dr drg Bahruddin Thalib MKes., Sp.Pros selaku Dekan FKG Unhas Makassar, pihaknya menerjunkan lebih dari 100 orang dokter spesialis gigi.
Terkait camilan yang banyak dikonsumsi masyarakat khususnya anak-anak, Bahruddin Thalib mengatakan, masyarakat agar memilih asupan camilan dengan makanan bertekstur seimbang yang berserat, berkadar air serta berkalsium tinggi seperti produk susu dan turunannya.
”Tekstur lembut dari ragam camilan yang marak dijumpai saat ini membuat anak kurang berlatih mengunyah, sebaliknya makanan yang berserat akan lebih lama dikunyah. Gerakan mengunyah merangsang aliran kelenjar ludah yang merupakan pembersih alami rongga mulut dan menetralisasi keasaman di dalamnya. Edukasi mengenai pentingnya memilih asupan camilan yang seimbang ini semoga dapat diterima oleh masyarakat melalui rangkaian acara BKGN 2017,” jelasnya. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top