Metro

SILPA Sulsel Diperkirakan Sebesar Rp193 Miliar

MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel terus memacu realisasi anggaran yang sudah masuk di triwulan IV ini. Tujuannya, agar program yang telah direncanakan bisa terealisasi maksimal. Selain itu, untuk memperkecil potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang nantinya harus dikembalikan ke kas negara.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis menjelaskan, jika melihat kondisi keuangan saat ini, bisa diperkirakan jika SILPA Pemprov Sulsel tahun ini berada pada kisaran Rp193,1 miliar.
“Untuk anggaran tahun ini diprediksi bakal terserap maksimal. Dari anggaran yang ada sekitar Rp9 triliun lebih, potensi silpa, kami yakin hanya sekitar Rp193,1 miliar,” ungkapnya, Rabu (8/11).
Kata Arwin, silpa ini diperoleh dari sejumlah kegiatan yang diperkirakan tidak akan terealisasi hingga akhir tahun ini. Namun lanjutnya, serapan anggaran tiap tahun biasanya di atas 90 persen. “Tidak mungkin 100 persen,” tuturnya.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sebelumnya bilang realisasi pencapaian hingga triwulan III baru mendekati 70 persen. Menurutnya, capaian ini sudah cukup baik. Namun harus tetap digenjot.
“Saya minta proyek-proyek besar yang proses pencairannya masih lambat jadi perhatian. OPD mesti fokus di sisa tiga atau dua bulan ini,” ungkapnya selepas rapat monitoring dan pengendalian realisasi anggaran di ruang pola Kantor Gubernur.
Syahrul pun meminta agar pimpinan OPD lebih tegas mengontrol penyerapan anggaran. Kata dia, jangan lagi ada yang menunda-nunda pembayaran. Terutama ke sektor infrastruktur. Syahrul bilang serapan fisik sudah lebik baik dari serapan keuangan.
“Targetnya harus di atas 90 persen. Ini sudah normatif. Tak ada yang bisa 100 persen,” terangnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman melanjutkan, realisasi keuangan sedikit lambat karena beberapa kontraktor besar tidak mencairkan pembayaran tahap II dan III. Tetapi progres fisik tetap berjalan sesuai perencanaan.
“Rekanan tidak ambil uangnya. Tetapi memilih menumpuk atau diambil sekalian di akhir tahun. Jadi sangat optimis bisa maksimal. Pencairan kan terakhir di pertengahan Desember,” bebernya.
Jufri mengatakan realisasi APBD di Sulsel hingga triwulan III untuk realisasi keuangan mencapai 55,34 persen atau Rp5,06 triliun. Sementara untuk realisasi fisik mencapai 65,17 persen dari total pagu Rp9,14 triliun.
“Untuk anggaran proyek-proyek fisik itu sekitar Rp814 miliar dari 463 paket. Dengan 80,13 persen progres serapannya. Kita harap silpa tahun ini tak terlalu banyak,” tandasnya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top