Metro

Rp300 M Terancam Ditarik ke Pusat

MAKASSAR, BKM — Pembebasan lahan beberapa proyek bendungan besar hingga saat ini masih bersoal. Akibatnya, dana senilai Rp300 miliar yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 terancam ditarik kembali ke pusat.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang, T Iskandar meminta dukungan Gubernur Syahrul Yasin Limpo agar bisa membantu persoalan pembebasan lahan itu. Pasalnya, waktu yang tersisa untuk pembebasan lahan tinggal 1,5 bulan.
“Anggaran sebesar Rp300 miliar untuk pembebasan tanah. Saya minta dukungan Pak Gubernur agar membantu penyelesaiannya, ” ungkap T Iskandar saat bertemu gubernur, Senin (6/11).
Dia merinci anggaran sebesar Rp300 m tersebut masing-masing untuk membebaskan lahan Bendungan Passelorang Rp135 miliar, Baliase Rp66 miliar, Nipah-nipah Rp71 miliar, dan Pammukkulu Rp25 miliar.
“Saya sampaikan ke Pak Gubernur sisa satu setengah bulan bisa diserap. Harapan masyarakat bisa dipenuhi.
Ketika tak memenuhi tahun ini akan kembali ke pusat dan akan diprogramkan tahun depan lagi,” ungkapnya.
Alasan utama sehingga anggaran pembebasan lahan tidak terserap karena ada kehati-hatian dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam harus diselaraskan dan mendapat persetujuan pihak kejaksaaan. Pasalnya, instansi terkait tidak mau tersandung kasus hukum karena persoalan pembebasan lahan seperti yang menimpa kepala BPN Maros yang lalu.
Dia melanjutkan, targetnya pada tahun 2019 mendatang, Bendungan Passelorang harus sudah rampung. Khusus untuk bendungan tersebut, tambahnya, pada pertengahan November ini, akan dilakukan penandatanganan kontrak senilai Rp1,7 triliun untuk fisik bendungan.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memastikan masalah lahan akan segera ditangani. Dirinya akan memanggil seluruh pihak terkait agar anggaran yang ada bisa diserap.
“Saya segera tangani, nanti minta semua desk untuk kerja. Saya akan melibatkan aparat hukum sehingga bisa dipercepat. Ini Minggu harus selesai,” pungkasnya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top