Headline

Danny Persembahkan Acara Khusus untuk SYL

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tinggal menghitung bulan akan mengakhiri dua periode kepemimpinannya di daerah ini. Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-410, 9 November 2017 besok menjadi yang terakhir baginya kala menjabat gubernur.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto secara khusus menemui SYL, Selasa (7/11). Ia menyampaikan undangan kepada Syahrul untuk hadir pada peringatan hari jadi kota ini.
“Saya antar undangan, sekaligus meminta Bapak Gubernur menjadi pembina upacara pada peringatan HUT Kota Makassar,” ungkap lelaki yang akrab disapa Danny itu.
Menurut dia, di HUT kali ini akan ada persembahan acara khusus yang akan diberikan ke Gubernur Sulsel. Hal ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Sang Komandan.
Danny mengatakan, selama SYL memimpin Sulsel, dia telah memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Warga bisa melakukan segala bentuk aktifitasnya tanpa merasa was-was.
“Acara khusus yang dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan dan pemberian rasa terima kasih Pada Pak Gubernur, yang selama ini telah memberi rasa aman nyaman kepada masyarakat,” terangnya.
Danny menjelaskan, pihaknya sudah berdiskusi dengan beberapa budayawan dan penyair untuk membuat puisi, atau semacam quote yang menggambarkan sosok SYL sebagai pemimpin.
Sementara itu, di tempat terpisah, kemarin Dinas Sosial Kota Makassar menggelar nikah massal bagi 410 pasangan. Kegiatan yang merupakan rangkaian HUT Kota Makassar ke-410 ini berlangsung selama dua hari, bertempat di Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI), Jalan Piere Tandean dan Gereja Kibaid di Jalan Gunung Latimojong.
Rinciannya, 200 pasangan yang beragama Islam mengikuti isbat nikah di YAPTI. Sementara 210 pasangan menikah di Gereja Kibaid.
Kepala Dinsos Kota Makassar Muhtar Tahir mengatakan, nikah massal yang digelar tahun ini melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar. Mereka memberikan pelayanan dan penyerahan akta kelahiran serta buku nikah bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
“Mereka yang sudah lama menikah, tetapi belum punya buku nikah bisa mengurus di sini secara gratis. Begitu juga dengan akta kelahiran, kami berikan secara gratis. Jadi bukan hanya menggelar nikah massal,” jelas Utta, sapaan akrab Muhtar Tahir.
Tahun ini, jumlah pasangan yang ikut isbat nikah massal meningkat dari tahun sebelumnya. Mereka datang dari berbagai usia dan agama.
Adapun peserta isbat nikah massal termuda berusia 18 tahun, sedangkan tertua berumur 65 tahun. Diharapkan, dengan pelaksanaan nikah massal seperti ini akan lebih mempermudah dan membantu masyarakat melangsungkan nikah dengan menghadirkan saksi.
“Ini kegiatan tahunan yang rutin digelar setiap tahun sejak 2011 lalu. Yang ikut semua adalah warga Kota Makassar. Kesempatan bagi mereka yang kawin ‘koboi’ bisa ikut di kegiatan ini, biar tercatat secara resmi dan mendapat buku nikah,” ucapnya.
Kadisdukcapil Kota Makassar Nielma Palamba menambahkan, 210 pasangan umat Nasrani menikah di Gereja Kibaid Jalan Gunung Latimojong. Prosesi pernikahan di tempat ini juga berlangsung selama dua hari.
Usai isbat nikah, 210 pasangan ini nantinya akan mengikuti resepsi pernikahan. Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Karebosi pada puncak HUT Kota Makassar ke-410, 9 November besok. (rhm-arf/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top