Kriminal

Bisnis Asam Jawa Berujung Penipuan

MAKASSAR, BKM — Malang dialami Albertis Sido. Warga Jalan Jalan Badak nomor 2, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar itu mengaku telah ditipu oleh rekan bisnisnya, Takbir Wijaya alias Adi yang beramat di Kabupaten Pangkep.
Kronologisnya, pada April 2017 lalu, korban bersama pelaku yang tidak lain kerabatnya sendiri menyetujui bisnis asam jawa yang dikirim dari Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Bisnis asam jawa yang membawa malapetaka tersebut dimulai dari ide Takbir. Selanjutnya ia mengajak Albertis untuk bergabung bersamanya. Korban selaku penyandang dana menyetorkan total dana sebesar Rp70 juta.
Ibu korban bernama Sonje Dias alias Metti mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polsek Mamajang. Bukti laporan bernomor STPL/1518/XI/20017 Restabes Makassar/ Sektor Mamajang.
“Saya sudah melaporkan pelaku ke polisi, karena hingga saat ini pelaku tidak lagi muncul untuk bertanggung jawab. Sementara uang anak saya sudah habis digunakan oleh pelaku,” ujar Metti saat mengadu ke Harian Berita Kota Makassar, Selasa (7/11).
Metti menjelaskan, awalnya korban yang tak lain anaknya mentransfer uang ke Kupang untuk pembelian asam dan dikirim ke Makassar. Sudah tiga kali transfer ke rekening pelaku dengan total uang Rp70 juta.
“Awal bisnisnya bagus. Asam dikirim dari NTT dan didrop ke pasar tradisional di Makassar. Hanya saja, akhir bulan lalu bisnis tersebut mulai tidak lancar,” jelasnya.
Ia berharap, laporannya ke polisi bisa segera ditindaklanjuti dan pelaku segera ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (war)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top