Headline

Tiga Curas Berbekal Busur dan Anak Panah Ditembak

MAKASSAR, BKM — Tim Resimen Mobile (Resmob) Polda Sulsel kembali meringkus tiga tersangka kawanan pencurian disertai kekerasan (curas). Mereka dibekuk di tempat berbeda, saat petugas kepolisian melakukan penyelidikan terhadap komplotan ini.
Tiga tersangka masing-masing Mustofo Rifaldi alias Ical (19), warga Jalan Abubakar Lambogo Lorong 9A. Saat beraksi, tersangka Ical mengancam korban menggunakan anak panah.
Adit alias Aan (19), warga Jalan Abubakar Lambogo berperan menyekap korban di dalam WC dan mengancamnya dengan sebilah parang. Sementara Wahyu (19), warga Jalan Balana II bertindak selaku joki yang membonceng Mustofo dan Adit.
Penangkapan terhadap ketiga tersangka berawal saat anggota Resmob Polda Sulsel menerima informasi keberadaan salah seorang tersangka di Jalan Abubakar Lambogo. Selanjutnya polisi bergerak ke lokasi yang disebutkan.
Tersangka Adit yang lebih dahulu dibekuk pada hari Rabu dinihari (18/10) pukul 00.10 Wita. Selanjutnya polisi menggiringnya untuk menunjuk persembunyian rekannya.
Dari hasil pengembangan dinihari itu, petugas berhasil mengamankan Mustofo yang tengah berada di Jalan Abubakar Lambogo. Keduanya lalu diinterogasi. Mereka menyebut satu lagi nama rekannya. Polisi kemudian melakukan pengejaran.
Hasilnya, Wahyu diciduk tanpa perlawanan. Lengkap sudah ketiga curas ini ditangkap. Mereka kemudian digiring ke markas Resmob Polda Sulsel di Jalan Hertasning.
Di hadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengakui perbuatannya telah melancarkan aksinya di belasan titik. Berbekal parang serta busur, para korban diancam lalu barang berharga miliknya dibawa kabur.
Lokasi yang diakui tersangka, yakni pencurian di sebuah rumah kos-kosan Jalan Muhajirin 2, Kecamatan Tamalate. Di tempat ini, tersangka mengancam korban dengan membentangkan busur dan menyekapnya di dalam WC.
Lima unit HP milik korban berhasil dibawa kabur. Masing-masing HP Samsung Andoid dua unit, satu unit HP Huawei, Oppo dan Xiaomi. Termasuk sebuah tas berisi modem wifi dan uang Rp50.000. Wahyu beraksi bersama Aan dan Ical.
Selain itu, kata dia, pada bulan Mei lalu, bersama rekannya AA melakukan aksi jambret di Jalan Alauddin depan SPBU. Mereka berhasil membawa kabur satu unit HP merek Samsung.
Usai memeriksa ketiga tersangka, sekitar pukul 03.00 Wita polisi menggiringnya untuk pengembangan kasus. Petugas membawanya menunjuk barang bukti hasil jarahannya, serta senjata tajam yang digunakan.
Di lokasi pengembangan, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Masing-masing sebilah parang, dua ketapel serta empat anak panah yang digunakan tersangka mengancam korbannya. Senjata tajam itu disembunyikan di rumah rekannya di Jalan Abubakar Lambogo.
Kesempatan ini dimanfaatkan tersangka untuk melarikan diri. Tak ingin hasil tangkapannya kabur, polisi mencoba memberi tindakan persuasif berupa tembakan peringatan ke udara. Namun hal itu diabaikan.
Akhirnya, langkah tegas diambil dengan menembak ketiga tersangka pada bagian kakinya. Selanjutnya mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan penangkapan ketiga tersangka curas itu. ”Tindakan tegas dilakukan karena tersangka mencoba kabur saat dibawa untuk pengembangan,” ujarnya, kemarin. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top