Berita Kota Makassar | Usai Ditembak, Penjambret Berujar; Lumpuhma Kodong
Sulselbar

Usai Ditembak, Penjambret Berujar; Lumpuhma Kodong

BKM/ISHAK MAPPELAWA DITEMBAK-Andi Putra Udin meringis kesakitan usai ditembak pada bagian lututnya.

MAKASSAR, BKM — Suara meringis kesakitan terdengar di salah satu ruangan Mapolsek Bontoala. Seorang remaja pria bertubuh ceking duduk di sebuah sofa warna hitam. Perban berwarna putih melingkar di lutut sebelah kiri.
Namanya Andi Putra Udin. Usia 18 tahun. Beralamat di Jalan Dg Regge. Tak henti-hentinya ia memperlihatkan raut wajah yang sedang mengalami kesakitan. ”Kodong, lumpuhma,” ujarnya.
Kesakitan dialami Putra Udin usai ia menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru di bagian tubuhnya. Aparat kepolisian Unit Opsnal Polsek Bontoala terpaksa menghadiahinya timah panas, karena mencoba melarikan diri saat digiring untuk pengembangan kasus, Kamis dinihari (12/10). Ia dibawa polisi untuk menunjukkan tempat persembunyian rekannya, serta barang bukti hasil kejahatannya.
Sebelumnya, pada tanggal 3 Oktober lalu tersangka dilaporkan oleh Resky Andriani, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Makassar. Dalam laporannya, korban mengaku didatangani dua orang pelaku jambret saat sedang duduk di atas motornya.
”Saat kejadian, korban sedang duduk di atas motor menunggu temannya yang masuk berbelanja di minimarket Jalan Pongtiku. Tidak lama kemudian datang dua orang pelaku menghampirinya. Saat melihat ransel korban tergantung di motornya, salah seorang dari dua pelaku yang masih buron berinisial FR langsung turun dari motornya. Kemudian dia merampas tas korban. Selanjutnya mereka kabur,” jelas Brigpol Syaiful Alam, penyidik yang menangani kasus ini mengutip laporan korban.
Atas kejadian tersebut, tambah Brigpol Syaiful Alam, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta. Sebab dalam tas tersebut terdapat satu unit notebook, satu unit Iphone 6, serta satu unit HP merek Vivo.
Panit 2 Opsnal Polsek Bontoala Iptu H Rahman Ronrong yang menerima laporan korban, kemudian melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Hasilnya, pada Kamis dinihari (12/10) pihaknya mendapat informasi jika pelaku jambret seorang mahasiswi tersebut berada di sebuah warnet di Jalan Regge
Polisi lalu bergerak ke lokasi. Pengintaian terhadap pelaku pun dilakukan. Benar saja, Putra Udin tengah berada di dalam warnet. Ia kemudian ditangkap tanpa melakukan perlawanan.
Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa satu unit notebook dan satu unit Iphone 6. Selanjutnya pelaku digiring ke Mapolsek Bontoala guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi yang memeriksanya, pelaku mengaku bahwa ia dan temannya tidak ada niat untuk mengambil barang korban. Namun karena melihat tas korban tergantung di motornya, teman yang diboncengnya langsung turun lalu mengambil tas korban. ”Setelah itu kami berdua langsung pergi,” ujarnya.
Usai dimintai keterangannya, pelaku kemudian digiring polisi untuk menunjuk barang bukti yang disembunyikan serta rekannya. Namun, ia memanfaatkan kesempatan ini untuk melarikan diri. Tindakan persuasif yang dilakukan tak berbuah hasil. Akhirnya pistol diarahkan ke bagian kaki, dan pelaku pun tumbang. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan medis. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top