Kriminal

Warga Kandea Ditikam Usai Makan Songkolo

MAKASSAR, BKM — Nahas dialami Arman alias Ammang (27). Warga Jalan Kandea II Lorong 118A itu diserang dan ditikam oleh Jufri alias Dewa alias Karacca (18), beralamat di Jalan Kalumpang 2. Seorang tetangga Arman bernama Surya Pamuji alias Yoyo (31) juga jadi korban dalam penyerangan ini.
Kedua korban yang ditemui, kemarin menuturkan, kejadian berlangsung pada hari Minggi dinihari (8/10) pukul 03.30 Wita. Saat itu mereka baru saja usai makan songkolo di Jalan Kandea II depan tower. Ketika korban bercengkerama bersama lima rekannya, tiba-tiba pelaku datang.
”Pelaku langsung marah-marah. Katanya kami melihat-lihatinya. Dia kemudian mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu langsung menyerang kami. Teman-teman saya langsung kabur. Pelaku lalu mendatangi saya dengan membawa pisau pemotong daging. Dia langsung menyerang saya. Yang kena baju saya hingga robek,” terang Surya.
Pelaku yang tengah kalap menyerang korban hingga berkali-kali. Namun Surya melakukan perlawanan.
”Saya terpaksa melawan karena diserang pakai pisau. Begitu kaki saya terlipat di atas aspal karena menghindar, pisau pelaku mengenai tangan saya di atas jari-jari. Untung hanya luka gores,” jelas Surya.
Melihat Surya terjatuh dan Arman masih berada di lokasi, pelaku mengalihkan serangannya ke Arman. Korban Arman sempat berusaha menyelamatkan diri. Namun nahas, ia sempat terkena sayatan pisau yang digunakan pelaku. Arman mengalami luka di samping leher dan punggung, hingga jatuh tersungkur.
Surya yang melihat Arman tak berdaya, dengan sekuat tenaga mencoba memberi pertolongan. Kebetulan ia melihat ada sebuah batu besar tidak jauh darinya. Batu itupun diambilnya, lalu dipakainya menghantam punggung pelaku.
Surya kemudian mencoba menolong Arman. Namun, pelaku lagi-lagi menyerangnya. Surya pun terlibat duel dengan Dewa.
”Saya sudah pasrah waktu itu. Tiba-tiba ada kayu balok saya dapat. Saya suruh pelaku dan temannya untuk menyerang. Tapi mereka langsung kabur,” beber Surya lagi.
Melihat pelaku dan rekannya meninggalkan lokasi, Surya mengangkat Arman yang tengah terluka. Dengan berjalan kaki, mereka akhirnya sampai di depan masjid Jalan Kandea II. Di sinilah Surya kemudian berteriak minta tolong. Warga pun berdatangan, dan selanjutnya membawa Arman ke RS Akademis untuk mendapat pertolongan medis.
Menurut Surya, ia menerima informasi dari warga Kandea III bernama Icca, bahwa pelaku sebelumnya datang di Kandea III dan berteriak-teriak mencari lawan.
”Sebelum kami diserang, pelaku sempat berteriak-teriak di Kandea III mencari lawan. Tapi tidak ada yang menggubrisnya. Mereka kemudian pergi dan bertemu dengan kami. Saya sudah melapor ke Polsek Bontoala. Pelaku bernama Dewa dan Busur,” ungkap Surya.
Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin yang dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, korban belum dimintai keterangannya karena kondisinya belum membaik akibat dua luka sayatan di tubuhnya.
“Laporan korban sudah kami terima. Salah satu korban yang juga saksi datang melaporkan kejadian menimpanya bersama korban. Pelaku sudah kami amankan. Ia ditangkap di rumahnya,” jelas Kompol Rafiuddin, Rabu (11/10).
Dewa diciduk anggota Unit Opsnal Polsek Bontoala yang melakukan penyelidikan atas kasus ini. Jufri alias Dewa diketahui sedang berada di rumahnya Jalan Kalumpang.
Tim Opsnal yang dipimpin Panit 2 Iptu H Rahman Ronrong langsung bergerak dan mengepung rumah pelaku. Hasilnya, pelaku ditangkap saat sedang tidur pulas pada Selasa (8/10) sekitar pukul 23.45 Wita.
Selain pelaku, Tim Opsnal juga mengamankan barang bukti berupa sebilah samurai dan sebilah badik. Dalam pemeriksaan petugas, Jufri mengakui perbuatannya yang membacok dua orang korban. Kini ia ditahan di dalam sel Polsek Bontoala guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ish/rus)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top