Gojentakmapan

Siswa SMK 3 Kelautan Dianiaya dan Dibusur

BKM/KR KULLE BUSUR -- Korban Amril tergolek lemah saat sedang menjalani operasi pengangkatan anak busur yang bersarang di pipinya.

JENEPONTO, BKM — Para pengunjung Warung Mantasia Daeng Arung di Jalan HV Worang Tanjung Ala, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, pada Rabu siang kemarin (11/10) dibuat heboh.
Pasalnya, seorang siswa SMK 3 Kelautan yang belakangan diketahui bernama Amril (17), dianiaya dua orang tidak dikenal. Selain menghajar dengan tinju, juga menggunakan busur yang mengenai pipinya.
Saat itu juga Amril langsung tersungkur. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, Jalan H Ishak Iskandar, Bontosunggu, Jeneponto untuk mendapatkan pengobatan.
Rachman Rachim (17), teman korban, ketika ditemui BKM di TKP Warung Mantasia, mengakui kejadiannya sangat singkat. Dimana, dua orang berboncengan sepeda motor metik langsung mendekati korban dan mengatakan, rasanya inimi ini.
Salah seorang langsung menghajar Amril dengan tinju. Dan satu orang lainnya langsung mengeluarkan busur dan anak panahnya dan mengarahkan ke wajah korban. ”Anak busur langsung tertancap di pipi korban Amril. Sehingga dia tersungkur dan mengalami pendarahan. Usai melakukan penganiayaan dan membusur, para pelaku langsung kabur,” ujar Rachman.
Dokter RSUD Lanto Daeng Pasewang bernama dr Rini, mengatakan, benar telah masuk korban pembusuran bernama Amril. Saat ini sedang dilakukan pengangkatan anak busur yang tertancap di pipinya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Muh Ramli, mengungkapkan, benar telah terjadi penganiayaan pembusuran terhadap korban. Pelakunya sedang kita buru. (krk/mir/b)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top