Headline

Bersaing NH, SS Punya Strategi Khusus di Bone

MAKASSAR, BKM — Persaingan menuju pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2018 kian sengit. Itu setelah Nurdin Abdullah menjatuhkan pilihannya terhadap Sudirman Sulaiman, bakal calon wakil gubernur kelahiran Bone.
Padahal sebelumnya, sudah ada bakal calon gubernur dari Bumi Arung Palakka itu yang sudah mendeklarasikan diri untuk maju di pilgub, yaitu Nurdin Halid. Fakta ini tentu akan melahirkan persaingan ketat guna mendapatkan dukungan masyarakat Bone.
Namun, bacawagub SS (akronim nama Sudirman Sulaiman) mengklaim punya strategi tersendiri untuk menarik simpati warga di kampung halamannya itu. Iapun tak terlalu risau dengan klaim bahwa Bone menjadi basis utama pasangan cakal calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).
SS pun mengetahui bila NH sejak awal menjadikan Bone sebagai basis suara utama, karena memiliki jumlah wajib pilih terbesar kedua setelah Kota Makassar.
“Soal dukungan di Bone, dimana ada dua orang Bone yang juga ikut di pilgub, saya tentu akan mengeluarkan strategi untuk meraih simpati dan dukungan di sana. Salah satunya tentu dengan bekerja untuk meyakinkan masyarakat soal leadership,” ujar SS ketika berkunjung ke redaksi Harian Berita Kota Makassar, Rabu (11/10).
Dihadapan Pemimpin Redaksi BKM Muhammad Arsan Fitri dan Wakil Pemimpin Redaksi Andi Rustan, adik kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini mengungkapkan bila dirinya ikuti kontestasi pilgub bukan karena ambisi. Tapi semata-mata demi menjawab permintaan untuk mengabdi di kampung halaman. Selain itu, juga atas ajakan Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah (NA). “Banyak masukan dan cerita dari teman-teman tentang kondisi Kabupaten Bantaeng yang maju dan bersih. Contoh kemajuan Bantaeng juga tak salah bila kita pakai untuk memajukan Sulsel” ujar SS.
Olehnya itu, SS mengaku bila dirinya dituntut untuk belajar banyak hal. Utamanya tentang Undang-undang Pemerintahan Daerah, otonomi dan aturan lainnya.
SS yang datang bersama sejumlah kerabat dan timnya mengemukakan bila Pilgub itu bukan kompetisi. Melainkan bagaimana memperebutkan posisi untuk menjadi pelayan masyarakat.
Maju sebagai bacawagub Sulsel mendampingi NA, SS berjanji akan berhenti dari pekerjaannya yang sekarang bila kelak ia terpilih. Meski diakuinya, zona nyaman ia telah dapatkan di posisinya yang sekarang.
Sementara itu, PPP kubu Djan Faridz yang sejak awal memberikan rekomandasi kepada pasangan NH-Aziz juga kembali bergerak cepat. Jika NA mendatangi kampung halaman NH di Bone di penampilan perdananya, maka PPP kubu Djan mendatangi kampung halaman NA di Kabupaten Bantaeng.
Ketua DPC PPP Bantaeng Lukman Harun, menyatakan pihaknya siap bergerak memenangkan NH-Aziz di Bantaeng.Konsolidasi segera dilakukan, mulai di tingkat kabupaten hingga desa. Keberadaan NA selaku Bupati Bantaeng yang ingin ‘naik kelas’ tidak membuatnya gentar untuk memenangkan NH-Aziz. Menurut dia, seluruh pengurus dan kader PPP sangat militan dalam memenangkan usungan partai.
Lukman mengungkapkan pihaknya tidak dihalangi SK Kemenkumham yang belum turun. Diketahui, PPP masih mengalami dualisme antara kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy. PPP kubu Djan Faridz menanti legalitas atas kepengurusan, mengingat pihaknya sudah menang dalam proses peradilan.
“Sekarang konsolidasi jalan. Kalau sudah ada SK dari Kemenkumham, pasti lebih kencang lagi bergerak untuk NH-Aziz. Kami memang menunggu itu. Tapi soal konsolidasi, mulai di tingkat kabupaten, kecamatan dan ranting, PPP sudah siap. Soal NA ikut maju, ya tidak masalah. Karena kami selalu solid dan militan dalam memenangkan usungan partai,” kata Lukman, Rabu (11/10).
Selain PPP, NH-Aziz diusung koalisi Partai Golkar, Nasdem dan PKPI. NH sendiri merupakan petinggi Golkar. Mantan ketua PSSI itu menjabat selaku Ketua Harian DPP Golkar dan Plt Ketua DPD Golkar Sulsel.
Sekretaris DPW PPP Sulsel kubu Djan Faridz Muh Nasrun, membenarkan bila pihaknya segera melakukan konsolidasi. Menurut dia, seluruh pengurus mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan akan diberikan pengarahan untuk memenangkan NH-Aziz.
Nasrun mengatakan salah satu program NH-Aziz yang sangat didukungnya adalah Gerakan Bangun Kampung. Diharapkannya inovasi tersebut bisa mengatasi masalah minimnya lapangan pekerjaan dan ketimpangan ekonomi. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top