Berita Kota Makassar | Perusda Dilema Benahi Terminal
Metro

Perusda Dilema Benahi Terminal

MAKASSAR, BKM– Direksi Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro mengaku cukup sulit membenahi fasilitas di dalam terminal. Keraguan direksi karena dikhawatirkan dua terminal yakni Terminal Mallengkeri dan Terminal Regional Daya akan diambil alih Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementrian Perhubungan RI.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro, Imran Samad, ke BKM, Selasa (10/10).
Menurutnya, untuk membenahi fasilitas dalam terminal diperlukan adanya kejelasan dari wacana yang beredar terkait peralihan pengelolaan dua terminal.
Sebab kata mantan Kadis Pemadam Kebakaran Kota Makassar ini, wacana tersebut sangat menghambat upaya PD Terminal Makassar Metro untuk melakukan perbaikan atau peremajaan fasilitas dalam terminal khususnya infrastruktur. Apalagi, untuk melakukan perbaikan dalam terminal, PD Terminal Makassar Metro sama sekali tidak menggunakan APBD.
“Kita sangat terganggu dengan wacana Terminal Mallengkeri dan TRD yang akan diambil alih oleh Pemprov Sulsel serta Kemenhub RI. Ini sangat menghambat untuk turun melakukan perbaikan sarana dan prasarana. Harus ada kejelasan sebelum melakukan perbaikan apalagi anggaran perbaikan terminal tidak tersentuh APBD,” sebut Imran.
Sebenarnya tambah Imran, kedua terminal sudah perlu dilakukan perbaikan untuk memberikan pelayanan prima ke penumpang. Hanya saja, yang menjadi dilema saat ini adanya wacana tersebut. “Jangan sampai setelah terminal baik dan telah menghabiskan dana yang besar, terminal lalu dialihkan ke pemprov dan kemenhub,” ujarnya.
Belum lagi, kata Imram, masih ada permasalahan di Terminal Regional Daya, yakni PT Kalla Inti Karsa (KIK) belum menyerahkan lahan terminal ke Pemerintah Kota Makassar. Hal itulah membuat perusda setengah hati membenahi terminal khususnya di Daya.
“Memang perlu ada kejelasan. Kalau memang terminal batal dialihkan, kita upayakan bisa segera mungkin melakukan perbaikan. Kami juga butuh kejelasan. KIK juga belum menyerahkan lahan kepada Pemkot Makassar padahal itu sudah harus diserahkan,” ungkapnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top