Headline

Tunjangan Profesi Guru Berkurang Rp297,87 Miliar

MAKASSAR, BKM — Fraksi-fraksi di DPRD Kota Makassar menyoroti beberapa penyesuaian yang dilakukan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017. Salah satunya terhadap anggaran untuk pembayaran tunjangan profesi guru.
”Ada sebanyak Rp297,87 miliar lebih penurunan alokasi anggaran untuk pembayaran tunjangan profesi guru. Kami tidak ingin ada guru yang tidak mendapatkan haknya. Jadi kita minta penjelasan Pak Wali, agar hak guru tak dikurangi,” kata Haslinda Wahab, anggota dewan dari Fraksi PKS di ruang rapat paripurna DPRD Makassar, Senin (9/10).
Dalam pembahasan APBD-P 2017 kemarin, ia juga meminta untuk memaksimalkan anggaran infrastruktur dan pembangunan selama tiga bulan ke depan. Termasuk mendorong alokasi anggaran yang lebih besar untuk pembenahan sekolah.
“Data yang kami miliki, masih banyak sekolah yang kondisi bangunannya memprihatinkan dan halaman sekolah yang buruk. Untuk melaksanakan upacara saja mereka sulit, karena halamannya banjir. Ini yang kami minta alokasinya diperbesar,” jelasnya.
Legislator Fraksi Partai Golkar menaruh perhatian terhadap honor pegawai kontrak. Ia berharap adanya kenaikan, karena sudah puluhan tahun tak pernah naik-naik.
“Terakhir honor pegawai kontrak naik di APBD pokok 2017. Itupun besarannya Rp50 ribu. Kami usulkan naik menjadi Rp1 juta atau Rp1,5 juta. Ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme pelayanan mereka kepada masyarakat,” imbuhnya.
Dalam pembahasan APBD-P 2017 ini terjadi kenaikan item anggaran untuk perjalanan dan sosialisasi Dinas Perhubungan. Organisasi perangkat daerah (OPD) ini mengusulkan anggaran rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah sebesar Rp400 juta, dari sebelumnya sebesar Rp 385 juta. Sementara item penyediaan administrasi hingga mencapai Rp1 miliar. (ita/rus)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top