Kriminal

Cabjari Usut Penyaluran Rastra dan Gula Pasir Gratis

MAKASSAR, BKM — Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar saat ini tengah mengusut penyaluran bantuan beras prasejahtera (rastra) dan gula pasir gratis.
Program tersebut merupakan kerja sama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Badan Usaha Logistik (Bulog), yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Makassar. Sasarannya adalah masyarakat prasejahtera dan kurang mampu di tiap kelurahan.
Masing-masing kepala keluarga (KK) menerima kucuran bantuan sebanyak 10 kg, yang dikemas dalam kantong beras 5 kg. Sedangkan gula pasirnya seberat 2 kg.
”Kami menduga ada penyimpangan dalam pendistribusiannya, berdasarkan laporan dan informasi dari masyarakat,” ujar Kepala Cabjari Pelabuhan Andi Irfan, Senin (9/10).
Menurut Irfan, dalam penyaluran bantuan ini, ada indikasi tidak dilakukan secara merata. Bahkan ada kelurahan yang penerimanya telah beberapa bulan tak mendapatkan bantuan. Terutama masyarakat di wilayah kepulauan.
”Ada kelurahan, sejak Januari hingga Oktober ini baru menerima dua kali. Itupun jatah beras dan gulanya tidak sesuai dengan data warga penerima,” bebernya.
Padahal, kata Irfan, seharusnya jumlah beras dan gula tersebut yang diserahkan ke masing-masing kelurahan harus sesuai dengan data warga penerima.
Ironisnya lagi, tambah Irfan, kemasan plastik rastra dan gula pasir tersebut tidak dicantumkan label tanggal kedaluarsa.
Atas dasar itu, Cabjari Pelabuhan segera melakukan pengumpulan data (puldata) serta pengumpulan bahan keterang (pulbaket) guna mengusut indikasi penyimpangan dalam program tersebut. (mat/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top