Berita Kota Makassar | Ratusan PCC Disembunyi di Bawah Meja Kasir Apotek
Kriminal

Ratusan PCC Disembunyi di Bawah Meja Kasir Apotek

BKM/JULDAM GEREBEK-Anggota Satnarkoba Polrestabes Makassar dan Polsek Ujungpandang menggeledah meja kasir Apotek Sehat di Jalan Gunung Merapi. Ditemukan obat PCC dan sejenisnya di bawah meja kasir.

MAKASSAR, BKM — Polisi mengungkap lagi apotek yang menjual obat-obatan berbahaya dan masuk dalam daftar G serta PCC (Parasetamol, Caffein dan Carisoprodol). Kali ini Apotek Sehat di Jalan Gunung Merapi yang melakukannya.
Ratusan butir obat PCC, somadril dalam kemasan, tramadol serta karnopen disembunyikan di bawah meja kasir apotek. Barang tersebut sudah dalam bentuk paket dan siap edar.
Rinciannya, PCC sebanyak 308 butir, daftar G 165 butir, somadril 577 butir, dan tramadol 200 biji. Ada pula pireks 125 biji.
Penggerebekan apotek dilakukan anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar bersama gabungan piket fungsi Polsek Ujungpandang, Sabtu (7/10). Kasat Narkoba Polrestabes AKBP Diari Astetika memimpin langsung penggerebekan.
Dua orang karyawan apotek diamankan polisi. Masing-masing Intan (23), warga Jalan Gunung Merapi dan Stafenus (35), beralamat di Jalan Tanjung Bunga. Keduanya lalu dibawa ke Satnarkoba Polrestabes Makassar bersama barang buktinya. Polisi menggunakan mobil patroli Polsek Ujungpandang untuk mengangkutnya.
Kapolsek Ujungpandang Kompol Wahyu Basuki mengatakan, anggotanya ikuta dalam penggerebekan bersama Satnarkoba Polrestabes, karena Apotek Sehat yang digerebek berada dalam wilayah hukum Polsek Ujungpandang. ”Untuk pemeriksaan dua karyawan apotek yang diamankan, ditangani Satnarkoba Polrestabes,” ujar Kompol Wahyu.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Diari Astetika secara terpisah, menjelaskan penggerebekan terhadap Apotek Sehat dilakukan dari hasil pengembangan kasus. Sejumlah pengguna PCC dan sejenisnya yang telah diamankan sebelumnya, mengakui jika mereka mendapatkan obat berbahay tersebut dari Apotek Sehat di Jalan Gunung Merapi.
”Saat ini kita masih terus mengembangkan keterangan dari pengguna serta pengedar obat PCC dan sejenisnya. Termasuk dari toko obat dan apotek mana mereka memperolehnya,” terang AKBP Diari. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top