Metro

LPM Penalaran UNM Sukses Gelar Research Colloquium

BKM/NUGROHO PENELITIAN--Para peserta pada kegiatan Research Colloquium (RC), Minggu (17/9) di Ballroom Menara Pinishi Lt 2 UNM. LPM Penalaran mempublikasikan hasil dari beberapa penelitian yang telah dibuat.

MAKASSAR, BKM–Salah satu unit kegiatan mahasiswa di UNM, LPM Penalaran mengadakan Research Colloquium (RC), Minggu (17/9) di Ballroom Menara Pinishi Lt 2 UNM. Kegiatan ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil dari beberapa penelitian yang telah dibuat oleh anggota LPM Penalaran UNM.
Peserta kegiatan ini kurang lebih 800 orang yang berasal dari kalangan SMA, Mahasiswa, Dosen, Guru, dan pihak yang berkaitan dengan setiap penelitian, seperti penelitian zonasi kesesuaian lahan yang dihadiri oleh pihak Kepala Desa dan beberapa masyarakat di daerah tersebut.
Ketua Umum LPM Penalaran UNM, Muhammad Alimka, mengatakan, kegiatan ini sendiri tidak hanya tentang publikasi penelitian, tetapi juga ada Talkshow dan Expo. Speaker Talkshow dalam kegiatan ini antara lain Prof Aswatini (Peneliti LIPI), Prof Gufran Darma Dirawan(Wakir Rektor 4 UNM), dan A M Iqbal Parewangi (senator DPD RI).
“Sudah seharusnya kita biasakan melakukan penelitian sejak mahasiswa baru. Disamping itu pula penelitian jika tidak dipublikasikan sama dengan nol,” kata Alimka.
Prof Gufran Darma Dirawan mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan ini. “LPM Penalaran ini sudah melakukan One Step Ahead, karena sudah mempersiapkan generasi selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan adanya sekolah binaannya,” ujar Gufran dalam sambutannya.
Peneliti utama sekaligus sebagai Keynote Speaker, Prof Aswatini memberikan materi tentang kondisi utama di dunia penelitian saat ini. Ia menerangkan bahwa dunia pendidikan saat ini tidak serta merta hanya dengan ide maupun hasi penelitian yang bagus saja, melainkan harus didukung juga dari Pendanaan, Sumber Daya Manusia, Sarana/prasarana Penelitian, Publikasi Ilmiah, Kerjasama, Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi.
Setelah talkshow dan expo, peserta kemudian dibagi di dua ballroom yang berbeda. Di ballroom D skim penelitian yang presentasi yaitu pendidikan dan pangan. Adapun di ballroom C dengan skim lingkungan, bahasa dan budaya, kesehatan serta sosial kemasyarakatan.(nug/war/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top