Berita Kota Makassar | Danny Ingin Ikan Hias Dipelihara di Drainase
Headline

Danny Ingin Ikan Hias Dipelihara di Drainase

MAKASSAR, BKM — Kota Makassar kembali meraih prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto dan Wawali Syamsu Rizal, Makassar berhasil menyabet Adipura Asean dengan kategori clean land.
Penghargaan yang baru kali pertama diraih Makassar ini diserahkan langsung The Minister of Development Hon Dato Seri Setia Awang Haji Bahrin Bin Abdullah kepada Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto. Penyerahan berlangsung di Serambi Suluh Hall, Bandar Seribegawan, Brunei Darussalam, Selasa (12/9). Wali kota didampingi Kabag Humas Pemkot Firman A Pagarra.
Sejarah inipun dirayakan dengan melakukan arak-arakan piala Adipura berkeliling Kota Makassar. Dimulai dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar hingga Anjungan Pantai Losari Makassar, dengan melalui rute Jalan Tol Reformasi, Jalan Nusantara, Ahmad Yani, Jendral Sudirman, Haji Bau dan Penghibur hingga masuk ke Anjungan Pantai Losari.
Dari pantauan BKM, terminal kedatangan di bandara ramai dipadati para ketua RT dan RW. Mereka hadir dengan menggunakan seragam lengan panjang berwarna merah. Selain itu, hadir juga petugas kebersihan dari kelurahan yang ada di dua kecamatan, yakni Biringkanayya dan Tamalanrea.
Di Anjungan Pantai Losari Makassar, rombongan peserta arak-arakan disambut penuh ceria oleh para ketua RT dan RW, petugas kebersihan, Damkar hingga staf dari PDAM Makassar. Sejak siang mereka menunggu untuk meramaikan penyambutan Piala Adipura.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto menyampaikan puji syukur atas kesuksesan Kota Makassar meraih piala Adipura Asean. Tak lupa berterima kasih, khususnya kepada ketua RT dan RW, penasihat wali kota, LPM, lurah, camat dan seluruh masyarakat umum yang senantiasa membantu semua program Pemkot Makassar. Khususnya di sektor kebersihan.
Kerja-kerja menjadikan Kota Makassar lebih bersih, kata Danny, bukan hanya diapresiasi oleh negara sendiri. Tetapi negara-negara di Asean ternyata memberikan apresiasi, dengan memberikan penghargaan yang belum pernah sebelumnya diraih. Apalagi pada saat penyerahaan piala tersebut, hadir pula negara-negara luar asean.
“Yang menariknya lagi, Asean plus termasuk India, Jepang, Australia dan Selandia Baru yang hadir dalam event ini. Indonesia juga baru kali ini diwakili tiga kota besar. Salah satunya Makassar,” ujarnya.
Danny melanjutkan, proses penilaian piala Adipura Asean melingkupi kebersihan lorong, bank sampah dan partisipasi masyarakat. Saat penilaian dilakukan, sama sekali tidak diketahui oleh Pemkot Makassar. Termasuk siapa-siapa tim penilai yang datang.
“Kita tidak pernah tahu kapan dinilai. Tetapi mereka punya penilaian tersendiri. Kami tahu setelah mereka memperlihatkan video dari penilaiannya. Kita mendapat penghargaan kategori clean land, Bandung clean air, dan Malang clean water. Kalau Tulungagung dapat tiga-tiga kategori, tapi itu kota kecil,” jelas Danny lagi.
Diapun menegaskan, prestasi yang ditorehkan Makassar tidak sampai disini. Semua harus terus bekerja. Termasuk untuk kebersihan air. Diharapkan air drainase di Makassar dapat bersih. Bahkan bisa dijadikan tempat untuk memelihara ikan hias. Seperti pada kota yang telah menerapkan hal itu.
“Meskipun kanal bukan kita punya otoritas, tetapi kita dapat ikut serta demi menyukseskan nilai kebersihan di Makassar,” tandasnya. (arf/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top