Gojentakmapan

Membandel, Supir Truk Bakal Ditindak

MAROS, BKM — Satuan lalulintas Polres Maros akan menindak tegas supir truk yang tidak mematuhi aturan lalulintas. Misalnya ban gundul, muatan melebihi kapasitas kendaraan, kendaraan sudah tidak laik pakai, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.
Hal ini dikatakan Kasat Lantas Polres Maros, AKP Sahabuddin, di Warkop The Clove. Selasa (12/9). Kasat Lantas mengatakan, atensi kasus kecelakaan dan kemacetan di jalan protokol poros Maros-Makassar dan Maros-Pangkep disebabkan truk besar yang parkir di tepi jalan poros, rusak, kecelakaan dan penyebab lainnya.
”Kami tidak akan beri kebijakan supir truk yang kedapatan melakukan pelanggaran lalulintas di jalan raya,” ‘tegas Kasat Lantas.
Ditambahkan Kasat, untuk memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan khususnya di wilayah hukum Satlantas Maros diharapkan pengusaha angkutan barang lebih mengutamakan keselamatan di jalan raya.
Kendaraan yang sudah tidak laik pakai, sebaiknya tidak dioperasikan lagi di jalan raya.
Selain itu, kapasitas kendaraan juga diukur sesuai petunjuk dari dalam buku keurnya. ”Jangan dipaksakan kendaraan memuat barang yang tidak sesuai tonasenya. Ikutilah rambu-rambu lalulintas, saya yakin anda pasti selamat sampai di tujuan,” ujarnya.
Untuk itu, kata dia, diharapkan pengusaha angkutan dan pedagang yang menggunakan jasa trasportasi untuk lebih berhati-hati menyewa kendaraan truk yang akan mengantar barang daganganya ke daerah. Pilihlah kendaraan yangmengutamakan kesalamatan dari pada mengejar keutungan.
”Jangan persoalan biaya transpor yang diutamakan hingga memaksakan mobil mengangkut dalam kondisi muatan melebihi tonase. Karena risiko di perjalanan telah berakibat fatal. Kerugian lebih banyak jika terjadi kecelakaan di jalan raya. Barang bawaan bisa menjadi rusak akibat kondisi mobil truk yang memuat barang lebih dari tonase yang ada dalam buku keurnya,” sebut Kasat.
Disebutkan, kerjasama Satlantas dengan Dishub perlu kerja ekstra demi menjaga kenyamanan para pengendara di jalan raya. Khususnya dalam wilayah hukum Satlantas Polres Maros. Dishub utamanya di jembatan timbang harus tegas menindak supir truk yang ditemukan memuat barang melebihi dari tonase yang ada dalam buku keurnya. Kelebihan barang harus diturunkan di jembatan timbang agar supir truk dan pengusaha tidak ada lagi yang semaunya memuat barang melebihi dari tonase kendaraanya. ”Petugas jembatan timbang Maccopa perlu tegas agar jangan ada lagi supir dan pengusaha yang memuat barang lebih dari tonase kendaraannya. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top