Kriminal

HP Istri Camat Rappocini Dijual ke Penadah

BKM/JULDAM JAMBRET-Dua tersangka penjambret beserta barang bukti yang diamankan di Polsek Ujungpandang.

MAKASSAR, BKM — Arifin alias Ipin (24) dan Eduardus alias Edu (17) harus merasakan dinginnya sel Polsek Ujungpandang. Kedua warga Jalan Veteran Utara ini ditangkap polisi dalam kasus jambret.
Penangkapan berlangsung Senin malam (11/9). Sehari sebelumnya, atau Minggu (10/9) pukul 20.30 Wita, mereka melakukan aksi jambret di depan gedung IMMIM Jalan Jenderal Sudirman. Korbannya seorang perempuan bernama Kartini Hamri. Ia istri Camat Rappocini Hamri Haiyya.
Arifin adalah tersangka pertama ditangkap aparat Polsek Ujungpandang. Ia diciduk di salah satu warkop Jalan Andi Mappanyukki.
Di depan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya. Ia juga menerangkan kronologis aksinya.
Sebelum menjambret, Arifin dengan Eduardus yang berboncengan motor tengah melintas di depan gedung IMMIM. Saat itu terlihat seorang perempuan yang berdiri di pinggir jalan sambil memegang handphone.
Tanpa menunggu, Arifin mengarahkan motornya dan mendekati korban. Secepat kilat dan disertai paksaan, HP yang sebelumnya berada dalam genggaman korban, langsung berpindah ke tangan pelaku.
Setelah berhasil menggasak HP yang diincarnya, pelaku langsung tancap gas dan berhasil kabur. Barang hasil curian itu lalu dijual ke Sri Datu Endang (47), seorang tetangga pelaku di Jalan Veteran Utara Lorong 43.
Kapolsek Ujungpandang Kompol Wahyu Basuki yang dikonfirmasi, mengemukakan penangkapan tersangka dilakukan di lokasi berbeda. Pengungkapan kasus ini berdasarkan keterangan korban yang mengetahui jenis dan nomor polisi motor yang dikendarai pelaku saat beraksi. Petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ujungpandang Iptu Arham Gusdiar serta Dantimsus Aiptu Syawaluddin, turun ke lapangan melakukan penyelidikan, Senin malam.
Di depan sebuah warung kopi Jalan Andi Mappayukki, terlihat motor metik warna merah serta nomor polisi seperti dalam laporan korban. Polisi langsung masuk ke dalam warkop dan menanyakan pemilik motor tersebut.
Tanpa rasa bersalah, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Arifin, langsung berdiri. Ia mengaku sebagai pemilik motor tersebut.
Polisi lalu bertanya tentang keterlibatan Arifin dalam aksi jambret di depan gedung IMMIM pada Minggu malam (10/9). Diapun mengakui perbuatannya.
”Anggota kemudian melakukan pengembangan. Seorang rekan Arifin bersama Eduardus berhasil ditangkap di Jalan Veteran Utara. HP korban yang sudah dijual ke tetangga tersangka telah disita dan dijadikan barang bukti,” jelas Kompol Wahyu, kemarin.
Menurut kapolsek, Arifin merupakan residivis jambret di wilayah hukum Polsek Ujungpandang. Ia sudah beberapa kali masuk dan keluar penjara. Dalam setiap aksinya, Edward bertindak sebagai eksekutor. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top