Kriminal

Dua Tersangka Curas Lintas Provinsi Dilumpuhkan

IST TEMBAK-Tim Resmob Polda Sulsel memperlihatkan dua dari tiga tersangka curas yang ditembak usai menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara.

MAKASSAR, BKM — Tiga tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) diringkus Tim Resmob Polda Sulsel. Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Langkah tegas polisi diambil karena keduanya melakukan perlawanan dan berusaha meloloskan diri.
Dua tersangka yang ditembak masing-masing Muhammad Arifin alias Ari (29), warga Jalan Kalumpang, Kecamatan Bontoala dan Bagas (28), beralamat di Jalan Nipa-nipa, Kecamatan Manggala. Sementara Ilham Fadli alias Illang (30), warga Jalan Borong Indah selamat dari pelor karena ia tidak berontak saat proses penangkapan berlangsung.
Ketiga pencuri lintas provinsi ini ditangkap tim yang dipimpin Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Edy Shabara, didampingi Iptu Alexander Bura, Iptu Eka Bayu Budhiawan, Iptu Makmur dan Ipda Haris Wicaksono.
Awalnya, polisi mendapat informasi tentang tersangka bernama Illang yang tengah berada di rumahnya Jalan Borong Indah, Kecamatan Manggala. Polisi langsung bergerak menuju lokasi.
Illang yang tengah tertidur pulas di subuh hari sekitar pukul 04.30 Wita, Selasa (12/9) berhasil diringkus. Selanjutnya digiring ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi yang memeriksanya, Illang mengakui perbuatannya, sambil menyebut dua nama rekannya Ari dan Bagas. Mereka kerap melakukan pencurian lintas provinsi.
”Ada 11 lokasi (tempat kawanan ini beraksi). Tapi saya tidak sendiri, Pak. Ada dua temanku, namanya Ari dan Bagas,” ungkap Illang.
Dari ‘nyanyian’ Illang, Tim Resmob Polda Sulsel langsung melakukan pengembangan. Ia dibawa untuk menunjuk persembunyian kedua rekannya.
Di sebuah rumah Jalan Kalumpang polisi berhasil meringkus Ari. Selanjutnya dibawa lagi ke Nipa-nipa, Antang. Di lokasi ini polisi menangkap Bagas.
Lengkap sudah tiga tersangka curat ini yang tertangkap. Mereka lalu digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel. Ketiganya mengakui perbuatannya yang bekerja sama dalam melakukan aksi curat.
Di Sulsel, kawanan ini pernah beraksi di Makassar, Parepare dan Gowa. Juga di Palu, Sulawesi Tengah serta Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sasaran pelaku rerata handphone (HP). Ditanya jumlah keselurahannya, mereka tidak lagi bisa menghitungnya. Namun jika diuangkan, nilainya mencapai ratusan juta.
Usai diinterogasi, petugas menggiring tersangka ke Jalan Kijang. Berdasarkan pengakuannya, mereka menjual barang bukti hasil jarahannya itu di lokasi tersebut.
Namun, itu hanya akal licik kedua tersangka. Mereka kompak hendak kabur sebelum diba di lokasi. Saat itulah tindakan tegas diambil polisi, setelah sebelumnya ditempuh upaya persuasif. Ari dan Bagas ditembak masing-masing dua kali pada bagian kaki. Selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara.
Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Edy Sabhara mengatakan, kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.
”Setelah mendapat perawatan medis, kedua tersangka diserahkan ke Polsek Biringkanaya untuk proses hukum lebih lanjut,” kata AKP Edy Sabhara, kemarin.
Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga menyita barang bukti yang diduga hasil jarahan mereka. Yakni satu unit HP lipat warna putih merek Samsung, satu unit Samsung tab warna putih, serta satu laptop merek Fujitzu warna hitam. (ish-jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top