Metro

4.973 Unit Smarphone Segera Didistribusikan

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perlengkapan telah siap untuk mendistribusikan 4.973 Unit smartphone android merek Oppo ke seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kota Makassar.

Distribusi smartphone ke masing-masing kecamatan tinggal menunggu isntruksi dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Pemkot Makassar, Haidil Adha, mengatakan, pembagian android Ketua RT dan RW saat ini masih dalam penyusunan administrasi seperti Surat Keputusan (SK) pengalihan ke kecamatan dan menunggu instruksi dari Wali Kota Makassar.
Sejauh ini, tambah Haidil, Bagian Perlengkapan telah menyediakan 4.973 unit andorid untuk RT sesuai dengan jumlah RT di Makassar. Pengadaan itu dianggarkan melalui APBD pokok 2017 senilai Rp8,454 miliar. Sedangkan android bagi ketua RW sebanyak 996 unit akan diadakan melalui anggaran perubahan dengan nilai Rp1,8 miliar.
“Jadi nantinya pihak kecamatan membuat surat berita acara penyerahan pada masing-masing RT dan RW di wilayahnya. Saat ini, ada 4.973 unit smartphone yang dianggarkan dari APBD Pokok 2017 dengan total Rp8,454 miliar. Sedangkan untuk smarphone bagi 996 RW sisanya akan dianggarkan APBD Perubahan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp1,8 miliar,” terang Aidil, Selasa (12/9) siang.
Terpisah, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Iskandar Lewa mengatakan, pengadaan smartphone android diharapkan dapat lebih mempermudah kerja-kerja para ketua RT dan ketua RW dalam membuat laporan khususnya semua permasalah-permasalah yang ada diwilayahnya.
Tidak sulit bagi ketua RT dan RW membuat laporan menggunakan smarphone, dimana andorid yang dibagikan telah tertanam aplikasi Smart RT dan RW dengan admin dari BPM yang bertugas mendistribusikan laporan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Ini sebagai bentuk upaya Pemkot Makassar memberikan kemudahan ketua RT dan RW mengajukan laporan. Jadi tidak perlu lagi ketua RT dan RW datang ke kantor kecamatan atau ke kantor BPM untuk melapor, tinggal lewat aplikasi Smart RT/RW saja,” jelasnya.
Menurut Iskandar, smartphone yang didistribusikan nanti bukanlah untuk kepentingan pribadi, namun untuk pelayanan pada masyarakat. Sehingga tergantung pada masing-masing RT dan RW memanfaatkan barang milik negara dan memiliki rasa kepemilikan agar barang tersebut tetap baik dan bermanfaat. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top