Headline

Korban Tewas Lakalantas Rencana Pulang Kampung

BKM/ISHAK MAPPELAWA LAKALANTAS-Satu dari dua korban yang tergeletak di jalan. Motor yang dikendarainya berada tak jauh darinya.

MAKASSAR, BKM — Matahari bersinar terik, Senin (11/9). Kira-kira pukul 13.45 Wita. Ruas Jalan AP Petta Rani mengalami kemacetan yang cukup parah.
Di atas jalan beraspal depan kampus STMIK Profesional tergolek dua sosok manusia. Laki-laki dan perempuan. Keduanya mengenakan celana panjang. Helem warna hitam masih terpasang di kepala si pria. Tak jauh darinya tergeletak satu unit sepeda motor matic bernomor polisi DD 6664 RR.
Mereka sudah tak bernyawa. Belakangan diketahui nama keduanya. Yang pria bernama Sebastian (23). Sementara perempuan yang diboncengnya adalah Bernard Celline (22).
Kecelakaan lalulintas (lakalantas) telah merenggut nyawanya. Motor yang dikendarai keduanya terbalik, hingga akhirnya korban tergilas sebuah truk bernomor polisi DD 9461 AZ.
Salah seorang pengendara bernama Mansur Rizal menuturkan, kedua korban berkendara dari Jalan Urip Sumohardjo. Di Jalan AP Petta Rani, korban berpapasan dengan pengendara motor lainnya. Mereka kemudian berusaha saling mendahului.
”Kondisi jalanan macet. Korban dengan pengendara roda dua lainnya bersenggolan. Akibatnya, korban tak bisa mengendalikan motornya hingga terjatuh di jalan. Tiba-tiba datang mobil truk yang menggilas keduanya,” ujar Rizal.
Salah seorang rekan korban bernama Hilda, Celline rencananya hendak pulang ke kampung halamannya di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). ”Dia (Celline) rencnanya akan pulang ke kampung halamannya pekan depan untuk menghadiri pernikahan saudaranya. Dia mau pergi ambil gaji di majikannya yang tinggal di Antang,” tutur Hilda yang ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, kemarin.
Selama ini, menurut Hilda, Celline bekerja sebagai pramusiwi (baby sitter) di Antang, Kecamatan Manggala. Kedua korban tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Sukaria, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang.
Personel Satuan Lalulintas Polrestabes Makassar yang menerima informasi tentang kejadian tersebut, langsung ke lokasi. Selanjutnya mengevakuasi kedua korban ke RS Bhayangkara.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Hamka Mappaita yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa lakalantas yang menelan dua korban jiwa.
”Kejadiannya di Jalan Petta Rani. Kedua korban berboncengan mengendarai motor. Mereka meninggal di TKP dan telah dibawa ke RS Bhayangkara,” jelas AKBP Hamka Mappaita.
Selain itu, tambah Kasat Lantas, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang berasal dari Flores. Sementara sopir bernama Saryana (47), warga Maros, telah diamankan. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top