Kriminal

Kejati Usut Proyek Rumah Bersubsidi di Simboro

MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar didesak untuk segera mengusut kasus dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan rumah bersubsidi Pantai Indah Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Kasus ini telah dilaporkan Lembaga Pembela Rakyat (Perak) beberapa waktu lalu.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Cahaya Dinar Mandiri, dengan direktur H Asri. Pelaporan dilakukan lantaran pembangunan perumahan bersubsidi itu terindikasi bermasalah dan ada dugaan korupsi.
Perak menyebutkan, proyek ini merupakan bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Adapun beberapa dugaan penyimpangan yang timbul dalam proyek pembangunan perumahan tersebut, diantaranya pekerjaan jalan kompleks perumahan diduga telah menyalahi bestek. Pengecoran jalan kompleks diduga diperuntukan bagi perumahan komersil, bukan perumahan bersubsidi. Kontraktor diduga telah menyalagunakan anggaran pembangunan perumahan untuk tujuan komersialisasi.
Ketua DPP Pembela Rakyat (PERAK) Adiarsa MJ, mengatakan proyek yang dikerjakan PT Cahaya Dinar Mandiri diduga banyak permasalahan di dalamnya. Mulai dari tidak sesuai bestek hingga penyalahgunaan anggaran.
“Karena itu kami meminta pihak kejati agar segera mengusut tuntas pelanggaran hukum proyek itu,” tegas Adiarsa, pekan lalu.
Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulselbar Salahuddin menegaskan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut. Bahkan sudah ada tim yang telah diturunkan untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan (puldata dan pulbaket).
“Tim sudah melakukan on the spot. Tapi hasilnya sementara ditunggu dari tim ahli. Saat ini kita masih mengumpulkan bukti-buktinya dulu,” kata Salahuddin. (mat/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top