Kriminal

Pemilik Salat Jumat, Tiga Rumah Terbakar

BKM/JULDAM HUSAIN KEBAKARAN-Warga menyaksikan puing-puing bekas kebakaran di Jalan Rajawali I, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Jumat siang (8/9). Satu unit mobil damkar mengalami retak pada kaca bagian depan sebelah kiri akibat dilempari batu.

MAKASSAR, BKM — Jarum jam menunjuk pukul 12.30 Wita, Jumat (8/9). Warga Jalan Rajawali I RT 02/RW 07 Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso tengah berada di dalam masjid guna menunaikan salat Jumat.
Tiba-tiba terlihat kepulan asap membumbung tinggi, disusul jilatan api yang semakin lama kian membesar. Ya, kebakaran tengah terjadi di kawasan padat penduduk itu.
Dengan cepat si jago merah menjalar ke rumah-rumah yang saling berdempetan. Mulai dari rumah milik Umar Dani alias Mas Bagong. Kemudian ke rumah milik Mama Anto dan Dg Mida. Sementara satu rumah milik ibu Intan, terpaksa dirusak warga untuk menghindari semakin meluasnya kobaran api.
Informasi di lokasi kejadian, menyebutkan api berawal dari rumah milik Umar Dani. Saat kejadian, pemilik rumah sedang salat Jumat di masjid tak jauh dari lokasi kebakaran.
Sejumlah ibu-ibu yang ditemui, mengaku melihat api pertama kali dari bagian atas rumah Mas Bagong. Rumah ini menghadap ke depan tempat perahu nelayan keluar masuk. Akibatnya, api dengan cepat menjalar ke rumah tetangga akibat tiupan angin.
Ibu-ibu yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung mengambil tindakan. Mereka mengambil air dengan peralatan seadanya untuk menjinakkan api.
Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran bernomor polisi DD 9010 A tiba. Selanjutnya masuk ke Jalan Rajawali I samping gereja.
Begitu masuk lorong, kira-kira berjarak 10 meter dari TKP, tiba-tiba saja ada batu melayang. Lemparan batu itu mengenai kaca bagian depan mobil sebelah kiri hingga membuatnya retak.
Disusul kemudian lima unit mobil pemadam yang datang secara beriringan. Petugas pemadam dibantu warga yang telah selesai salat Jumat, berjibaku memadamkan api. Namun, api sudah menghanguskan tiga unit rumah baru bisa dipadamkan.
Ditemui di lokasi kejadian, Umar Dani menjelaskan, saat pergi salat Jumat bersama empat orang anaknya, ia meninggalkan menantunya sendiri di dalam rumah. Saat kebakaran terjadi, sang menantu tengah berada di kolong rumah menjaga warung.
”Tiba-tiba beberarapa ibu-ibu berteriak ada asap hitam disertai api keluar dari rumah. Menantu saya langsung keluar dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar Umar Dani.
Wakapolsek Mariso Kompol Piter Siang turun langsung ke lokasi kebakaran. Ia sudah memasang garis polisi di lokasi. Warga dilarang untuk masuk.
”Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran. Informasi yang diperoleh di TKP, menyebutkan bahwa kebakaran diduga karena arus pendek listrik dari atas rumah seorang warga bernama Mas Bagong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” terang Kompol Piter Siang.
Yang disayangkan wakapolsek, adanya tindakan tak terpuji melempari kaca mobil pemadam kebakaran hingga retak. Seharusnya, kata Piter Siang, hal itu tidak perlu terjadi. Karena mobil tersebut datang untuk membantu.
Camat Mariso Harun Rani bersama tokoh masyarakat setempat, juga datang ke lokasi usai salat Jumat. Mereka menyayangkan tindakan pelemparan kaca mobil damkar. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top