Gojentakmapan

Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gowa Bertambah 9.000 Orang

IST ARAHAN -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan arahan kepada masyarakat jamaah Masjid Qubah Desa Panaikang agar turut membantu Pemkab mensosialisasikan rencana integrasi kembali 119 ribu warga miskin ke BPJS Kesehatan.

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta aparat pemerintah mulai kepala desa, lurah, kepala dusun dan kepala lingkungan untuk segera menyerahkan daftar dan data masyarakatnya yang masuk kategori miskin.
Imbauan ini sekaitan pengintegrasian kembali 119.601 orang warga miskin di Gowa ke dalam BPJS Kesehatan. Imbauan tersebut dilontarkan bupati di sela memberikan sambutan pada pencerahan Jumat Ibadah yang terlaksana di Masjid Qubah, Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Jumat pagi (8/9).
Bupati meminta data masyarakat yang masuk kategori miskin segera diserahkan, agar pihak dinas sosial selaku penanggungjawab pendataan dan verfikasi data 119.601 warga penerima manfaat (subsidi BPJS Kesehatan) tersebut dapat segera rampung untuk dibayarkan iurannya tahun pertama dan seterusnya.
”Saya juga mengimbau masyarakat agar dapat membantu pemerintah mensosialisasikan program BPJS Kesehatan ini ke bawah,” terang bupati.
Pelaksanaan Jumat ibadah ini turut dihadiri Ketua DPRD Gowa, H Ansar Zaenal Bate, Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Al Amin Sarmono dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Di hadapan ratusan jamaah Jumat ibadah di antaranya guru-guru dan siswa siswi SMKN 5 Gowa, Adnan mengharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Gowa.
”Mari kita jalankan secara bersama-sama yang didasari niat yang ikhlas dan tulus seluruh program Pemerintah Kabupaten Gowa untuk Kabupaten Gowa yang lebih maju di masa akan datang dan masyarakatnya lebih sejahtera,” kata Adnan.
Adnan mengatakan, saat ini Pemkab Gowa telah melakukan verifikasi data seluruh masyarakat. ”Sebanyak 119 ribu warga akan dimasukkan kembali ke BPJS dan akan ada tambahan sekitar 9.000 orang untuk didaftarkan di dinas sosial yang akan dibayarkan iuran BPJS nya,” jelas bupati.
Adnan harap tidak ada yang tidak terdaftar, bagi yang belum memiliki KTP elektronik agar segera merekam diri karena landasan memiliki kartu BPJS harus ada KTP elektronik tersebut.
”Mulai sekarang lakukan perekaman. Apalagi bagi masyarakat kurang mampu wajib memiliki NIK karena ini menjadi dasar Pemkab Gowa untuk membayarkan iuran BPJS selama program ini berjalan. Kartu BPJS ini akan menjadi pengganti KTP dan KK yang selama ini kita gunakan pada Kesehatan Gratis agar dapat terlayani dengan baik,” tegas Adnan. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top