Kriminal

Takut Ditembak, Pembobol Brankas PDAM Serahkan Diri

MAKASSAR, BKM — Genap sudah empat orang pembobol brankas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar yang diamankan polisi. Setelah tiga orang tertangkap dari hasil pengejaran yang dilakukan petugas, satu lainnya kini menyusul meringkuk dalam sel Mapolrestabes Makassar.
Pelaku terakhir yang diamankan adalah Tamajaya (28). Bukan polisi yang menangkap warga Jalan Veteran Selatan ini. Melainkan, ia sendiri yang datang ke kantor polisi dan menyerahkan diri, Kamis (10/8) pukul 19.51 Wita. Tama sempat buron usai melakukan aksinya pada Senin (24/7) lalu.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan mengemukakan, Tamajaya menyerahkan diri ke Polrestabes Makassar karena takut ditembak seperti dua pelaku utama, Muh Tuanaya dan Iwan yang dihadiahi timah panas pada bagian kaki kirinya.
Sebenarnya, menurut Anwar Hasan, polisi sempat mendapat informasi dan melacak keberadaan Tama di Makassar. Namun ketika dilakukan pengejaran, ia terlebih dahulu kabur ke Kendari, Sulawesi Tenggara.
Polisi kemudian melakukan pendekatan secara persuasif kepada keluarga Tama untuk menyerahkan diri. Mereka pun berkomunikasi dengan Tama dan membujuknya agar kembali ke Makassar.
Akhirnya diapun menurut. Tama kembali ke Makassar, lalu kemudian dibawa ke mapolrestabes untuk menyerahkan diri.
Di depan penyidik, tersangka mengakui keterlibatannya dalam pembobolan brankas PDAM. Ia bertugas berjaga-jaga di luar PDAM bersama salah seorang temannya yang masih buron.
”Tersangka Tama mendapat bagian Rp150 juta dari hasil pembobolan brankas PDAM. Anggota menyita Rp31 juta. Selebihnya telah dihabiskan untuk berfoya-foya,” jelas Anwar. (jul/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top