Headline

Nurul, Pewara yang Dulunya Sangat tidak Percaya Diri

BKM/NUGROHO JUARA-Nurul Rahmawati bersama Nur Syamsul Rizal, juara I Duta Bahasa Sulsel.

MELATIH retorika ternyata bisa berdampak pada prestasi seseorang. Melalui keahlian berbicara ini, menyampaikan pemikiran akan jauh lebih mudah dilakukan. Karena lebih mudah itulah, seseorang akan lebih cepat mengetahui tujuan kita.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

RETORIKA menjadi bagian penting dalam sebuah presentasi. Terkadang seseorang menilai kecerdasan dari cara berbicara, maupun kata-kata yang disusun.
Karena dari situ, presentasi dengan retorika yang baik akan membuat seseorang yakin akan kemampuan yang dimiliki seseorang. Tentu saja prestasi pun akan semakin mudah didapatkan.
Hal tersebut telah dibuktikan oleh Nurul Rahmawati, Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2017. Ia menjadi juara 1 usai mengalahkan ratusan saingannya. Dengan retorika yang sangat baik, ia berhasil meyakinkan juri bahwa dirinya pantas menyandang status bergengsi ini.
Nurul sapaannya. Lahir di Surabaya, 11 Agustus 1995. Putri dari pasangan Edi Mujiono dan Hajirah Lalowasae. Ayahnya yang berasal dari Blitar, dan ibunya asal Parepare. Diapun kemudian fasih berbahasa Jawa dan Bugis.
Selain dua bahasa daerah tersebut, Nurul juga mahir berbahasa Inggris. Iapun memiliki nilai UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) yang cukup bagus. Membuatnya menjadi orang yang sangat layak menyandang predikat Duta Bahasa.
Nurul yang merupakan alumni STIE Wirabakti Makassar ini menjadi perwakilan duta asal Kota Parepare. Hobinya pun unik. Mulai dari kesukaannya menyanyi hingga traveling.
Nurul yang dikenal cukup aktif berbicara, ternyata dulunya adalah orang yang sangat tidak percaya diri untuk berbicara di depan umum. Ia bukanlah orang yang pandai beretorika.
Saat masih SMP dan SMA, Nurul selalu gugup manakala harus berbicara di depan orang banyak. Namun suatu ketika, ia pernah mengidolakan salah seorang penyiar radio di Parepare yang membuatnya termotivasi untuk belajar berbicara di depan umum. Penyiar radio yang sekaligus presenter televisi ini memiliki kecakapan berbicara yang sangat baik, menurut Nurul. Oleh karena itulah ia sempat mengidolakannya.
Penyiar radio yang dimaksud Nurul ini masih tergolong muda. Namun telah memiliki prestasi yang cukup membanggakan.
Karena keinginannya yang kuat, ia pun sedikit demi sedikit belajar menjadi seseorang yang berani berbicara di depan umum.
“Saya berpikir saat itu, mengapa di usia muda saya saat itu juga tidak bisa seperti dia. Makanya, step by step saya belajar berbicara serta menjadi public speaking,” kata Nurul.
Setelah SMA, Nurul langsung terjun ke dunia kerja. Namun tentu saja ia tidak mengesampingkan pendidikannya. Saat itu Nurul bekerja di sebuah perusahaan pembiayaan sambil kuliah.
“Saya kan kuliahnya Sabtu-Minggu. Jadi sekalian kerja. Di dunia kerja itulah saya bertemu dengan orang-orang yang berbeda usia. Bertemu banyak orang lintas usia membuat kemampuan berkomunikasi dan sosialisasi saya semakin baik,” ucapnya.
Selain bekerja di perusahaan pembiayaan, ia juga pernah bekerja di bank sebagai teller. Sambil bekerja sebagai teller bank dan kuliah, Nurul juga mulai dipercaya sebagai pewara (pembawa acara) di berbagai kegiatan. Saat itu, kemampuan berbicaranya sudah semakin meningkat, mengingat ia juga mulai menekuni profesi pewara.
Alhasil dengan kemampuan bicaranya yang semakin baik, Nurul bisa meraih berbagai prestasi. Sebelum jadi Duta Bahasa, tercatat Nurul pernah meraih penghargaan sebagai Juara 3 Duta Periwisata Parepare tahun 2014. Putri Intelegencia tingkat Ajatappareng, dan finalis Duta Pajak mewakili Parepare. Sebuah peningkatan yang cukup baik dari Nurul.
Di balik rutinitasnya yang padat, hambatan terbesarnya adalah jadwal setiap agenda yang terkadang bertabrakan. Hal ini menjadi sesuatu yang tak bisa dipungkiri olehnya. Makanya, hingga kini ia selalu menghargai waktu. Ini adalah kunci suksesnya dalam menjalani hari-harinya.
Terakhir, ia berharap bisa memberikan kontribusi yang maksimal pada ajang pemilihan Buta Bahasa Tingkat Nasional nanti. Dengan persiapannya kini, ia mengharapkan hasil yang terbaik dalam ajang pemilihan tersebut. (*/rus/b)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top