Headline

Geser 183 Pejabat, SYL: Maaf pada yang Kecewa

MAKASSAR, BKM — Gerbong mutasi kembali bergerak di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggeser 183 pejabatnya, mulai dari level eselon II, III hingga IV.
Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur, Jumat (11/8). Dari 183 yang dilantik, 16 diantaranya merupakan pejabat eselon II, 68 eselon III dan 99 eselon IV. Para pejabat baru ini ada diantaranya yang merupakan hasil seleksi terbuka atau lelang jabatan yang dilaksanakan Mei 2017 lalu.
Dari seluruh pejabat yang dilantik, ada dua orang yang cukup mendapat perhatian. Yakni Kemal Redhindo Putra Syahrul, putra SYL, serta Devy Khadaffi atau disapa Devo, keponakan sang kosong satu.
Kemal Redhindo dilantik sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel. Sebelumnya, dia menduduki posisi kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda di Kabupaten Gowa.
Karirnya dinilai cukup melejit selama sembilan bulan terakhir. Tercatat, lelaki yang akrab disapa Dindo ini dilantik sebagai kepala UPT di Gowa pada 1 September 2016 lalu. Tidak sampai setahun, diapun langsung dipercaya sebagai Sekretaris Bapenda Provinsi Sulsel.
Sementara sang ponakan, Devo sebelumnya merupakan Kepala Bagian Tata Usaha yang sekaligus ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol.
Saat lelang jabatan dibuka Mei lalu, Devo ikut berkompetisi memperebutkan posisi definitif Kabiro Humas dan Protokol. Dan hasil lelang jabatan, namanya meraih skoring tertinggi saat seleksi. Ia kemudian dipilih membantu gubernur sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol secara definitif.
Selain Devo, sejumlah pejabat eselon II yang dilantik adalah pelaksana tugas pada jabatan yang sekarang diisi. Diantaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Fitriani. Kepala Dinas Perhubungan Ilyas Iskandar. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imran Jausi. Kepala Biro Kesejahteraan Suherman. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Andi Mappatoba.
Sementara dua pejabat baru yang dilantik dan sebelumnya bukan pelaksana tugas, yakni Kepala Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa Jumras, serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar Abd Haris Nawawi.
Pejabat eselon II lainnya yang dilantik dari hasil pergeseran jabatan adalah staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Sub Bidang Keagamaan Salim M. Staf Ahli Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Syamsu Alam yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi. Posisi Syamsu Alam digantikan oleh Abd Malik Faisal yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Umum.
Muh Firda yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dilantik menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang). Posisi yang ditinggalkan Muh Firda diisi oleh Iqbal Suhaeb.
Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) yang ditinggalkan Iqbal Suhaeb, dipercayakan ke Mujiono yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Aset. Sementara AM Reza yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kepegawaian (Ortala), menjadi Kepala Biro Hukum. Reza bertukar posisi dengan Syamsu Rizal yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Ortala.
Sementara lingkup eselon III, sejumlah nama yang cukup familiar adalah Amrullah Hanafie. Ia menduduki posisi sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Biro Humas dan Protokol.
Widyawati Rusman dilantik selaku Kepala Bidang Kelembagaan dan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan KB.
Sementara Muh Hatta dipercaya sebagai kepala Bagian Keuangan pada Biro Umum. Pada saat bersamaan, mantan sekretaris Bapenda ini ditunjuk selaku Plt Kepala Biro Umum.
Nurlina ditunjuk selaku Plt Kepala Biro Aset. Ia sebelumnya menjabat Kepala Bidang Penganggaran di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Akibat pergeseran beberapa pejabat di tempat baru, dua posisi kepala biro mengalami kekosongan. Masing-masing kepala Biro Aset dan kepala Biro Umum.
Salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang kepala UPT-nya cukup banyak bergeser adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pejabat baru yang dilantik, diantaranya Kepala UPT Pendapatan Palopo Anton Amri. Kepala UPT Luwu Utara Rusmin. Kepala UPT Luwu Timur Rajab. Kepala UPT Soppeng Florenswati. Kepala UPT Bantaeng Andi Rosnidawati. Kepala UPT Sinjai Arwin Jalil. Kepala UPT Gowa Andi Masbit.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limp usai pelantikan mengucapkan permohonan maaf jika pergeseran yang dilaksanakannya tidak bisa memuaskan semua orang. “Minta maaf pada semua yang kecewa. Namanya kompetisi, semuanya bisa terjadi,” ujarnya.
Dia menekankan kepada pejabat yang ikut seleksi terbuka namun tidak terpilih, untuk tetap berbesar hati. Karena apa yang telah diatur dan direncanakan Tuhan, itulah yang akan terjadi.
Syahrul juga meminta maaf kepada seniornya, keluarga besar, tokoh masyarakat, kerabat dan teman dekatnya yang menitipkan nama untuk diberikan posisi karena tak bisa mengabulkan permintaan mereka.
“Kepada para senior, keluarga besar, tokoh Sulsel yang saya hormati, teman-teman apapun profesinya yang telah titipkan nama pada saya yang saya tidak bisa melanjutkan,” tandasnya.
Pada saat memberi arahan, Gubernur Syahrul sempat menegur para pegawai yang menghadiri acara pelantikan karena terlalu ribut berbincang-bincang. “Dengar baik-baik ini ehh,” katanya sambil mengancungkan telunjuk ke arah depan.
Usai pelantikan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel Ashari Fakshirie Radjamilo menjelaskan, selain seleksi terbuka, memang ada beberapa pejabat yang dirotasi. Semua itu merupakan kebijakan gubernur.
“Pak gubernur sudah melantik sembilan pejabat untuk jabatan yang dilelang. Termasuk ada beberapa yang dirotasi,” jelas dia.
Jabatan yang lowong saat ini, kata Ashari, untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas, sembari menunggu keputusan gubernur untuk seleksi jabatan yang ketiga. (rhm/rus)

 

Pejabat eselon II yang dilantik

*Muh Firda, Asisten III Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan
* Syamsul Alam Ibrahim, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Sub Bidang Keuangan
* Abd Malik Faisal, Kepala Dinas Koperasi dan UKM
* Muh Iqbal, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah
* Mujiono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Mujiono
* Muh Reza, Kepala Biro Hukum dan HAM
* Syamsul Rizal Syam, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana

 

Pejabat eselon II hasil seleksi terbuka

* Salim, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Sub Bidang Keagamaan
* Ilyas Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan
* Fitriani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan, dan Hortikultura
* Imran Jausi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
* Suherman, Kepala Biro Kesejahteraan
* Devy Khaddafi, Kepala Biro Humas dan Protokol
* Jumras, Kepala Biro Pembangunan, Pengadaan Barang atau Jasa
* Abd Haris Nawawi, Direktur RSUD Haji
* Andi Mappatoba, Direktur RSUD Labuang Baji

 

Kepala UPT Bapenda

* Anton Amri, Kepala UPT Pendapatan Palopo
* Rusmin, Kepala UPT Luwu Utara
* Rajab, Kepala UPT Luwu Timur
* Florenswati, Kepala UPT Soppeng
* Andi Rosnidawati, Kepala UPT Bantaeng
* Arwin Jalil, Kepala UPT Sinjai
* Andi Masbit, Kepala UPT Gowa

sumber: diolah dari berita

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top