Metro

592 Sekolah Butuh Bantuan

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar diminta untuk lebih serius lagi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pasalnya, saat ini tercatat sebanyak 592 sekolah yang butuh bantuan termasuk kondisinya rusak.
Ratusan sekolah tersebut dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Kerusakan sarana pendidikan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di kota ini.
Hasil pendataan secara manual yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar dari 2016 sampai Juli 2017, sebanyak 332 gedung Sekolah Dasar (SD) dan 260 gedung Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Makassar membutuhkan bantuan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Kota Makassar, Hikma Manganni, menjelaskan, jumlah SD di Makassar ada sekitar 491 SD. Dari total tersebut, sebanyak 332 SD yang membutuhkan bantuan, sedangkan untuk SMP negeri dan swasta sebanyak 260 membutuhkan bantuan.
Kata Hikma, bantuan yang diberikan ke sekolah-sekolah di Makassar yang rusak berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD dan Bansos. Itupun tergantung besaran anggaran yang dibutuhkan dengan melihat tingkat kerusakan sekolah tersebut. “Mereka tara-rata butuh bantuan rehabilitasi karena rusak ringan, sedang dan berat. Termasuk bantuan untuk rehabilitasi, toilet, dan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) seperti bangku ataupun meja,” sebut Hilma di Hotel Kenari, Jumat (11/8).
Hikma menambahkan, pendataan sekolah yang membutuhkan bantuan dilakukan dengan pendataan manual oleh Disdik Makassar dan melalui aplikasi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Tata Kelola Sekolah (Takola).
Melalui Takola jelas Hikma, masing-masing sekolah dapat mengusulkan secara langsung bantuan rehabilitasi atau RKB sesuai dengan yang dibutuhkan dengan cara memotret dan mengirim gambar kondisi sekolah ke Takola.
“Dengan begitu, data-data sekolah rusak yang masuk di Takola tim dari pusat bisa langsung menganalisa apakah sekolah yang terdata diberikan bantuan rehap ringan, sedang atau berat. Kalau berat langsung diganti semua gedungnya, kalau sedang mendapat bantuan DAK, dan ringan itu bisa menggunakan dan BOS,” sebutnya.
Dari pantauan BKM, masih ditemukan sejumlah sekolah rusak seperti di SD Bulurokeng I, Kecamatan Biringkanaya. Di sekolah tersebut terdapat lantai yang rusak serta palpon yang sudah mau rubuh.
Menurut salah seorang staf sekolah, ia terpaksa menggunakan salah satu ruang kelas yang rusak parah, karena tidak cukup tempat untuk menampung 13 kelas rombongan belajar.(arf-ppl1,3)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top