Berita Kota Makassar | FP2KEL Minta DPRD Serius
Sulselbar

FP2KEL Minta DPRD Serius

Ismail Ishak

LUTIM, BKM — Kisruh selisih Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Luwu Timur tahun 2016 menjadi perhatian serius sejumlah pihak. Soalnya, data LKPJ dan LKPD ditemuan adanya selisih senilai Rp54,9 milyar.
Koordinator Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Luwu, Ismail Ishak mengatakan, kerja – kerja yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Luwu Timur terkait selisih data LKPJ dan LKPD perlu mendapatkan apresiasi.
Menurutnya, tim Pansus yang berjumlah 9 orang tersebut merupakan Wakil Rakyat pilihan terbaik dari lembaga legislatif tersebut sehingga diharapkan mampu menyelesaikan masalah dan menjaga nama baik lembaga (DPRD) itu sendiri.
“Pertama, kita perlu apresiasi terkait temuan data LKPJ dan LKPD dengan selisih yang cukup siqnifikan yakni Rp54,9 milyar. Namun, temuan tersebut haruslah dikawal dengan baik. Tim Pansus harus serius menangani selisih data tersebut,” ungkap Ismail.
Informasi yang dihimpun, DPRD telah melayankan surat ke BPKP dalam rangka permintaan untuk melakukan rekonsiliasi atas perbedaan antara LKPJ dan LKPD 2016.
Surat tersebut menindaklanjuti dari hasil konsultasi tim Pansus ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK – RI) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta, Kamis (27/7) lalu.
Konsultasi dilakukan karena adanya ketidakyakinan Pansus atas penjelasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Selain itu, Pansus dan TAPD juga tidak sepaham setelah melakukan konsultasi bersama di BPK – RI wilayah Sulawesi Selatan.
Sekretaris Pansus, Iwan Usman mengatakan hasil pembahasan LKPJ dan LKPD tahun 2016 terdapat selisih penyampaian data dimana LKPJ mengakui Silpa senilai Rp210.972.167.753. Sementara LKPD hasil pemeriksaan BPK-RI Sulsel senilai Rp156.064.014.355.
Dari kedua data laporan tersebut, ditemukan adanya perbendaan angka yang cukup siqnifikan pada Silpa yakni senilai Rp54.908.153.397.
(alp/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top