PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Sulselbar

Kapolres Kunjungi Tiga Mata Air

KUNJUNGI -- Kapolres Sidrap AKBP Witarsa Aji saat mengunjungi sumber mata air di Pajalele Massepe, Selasa (26/7).

SIDRAP, BKM — Kapolres Sidrap AKBP Witarsa Aji mengunjungi tiga mata air di Kabupaten Sidrap. Kunjungamn tersebut dilakukan sejak dua bulan menjabat sebagai Kapolres. Tiga titik mata air panas menjadi sasaran kunjungan bagi Witarsa
Tiga objek wisata yang sudah didatangi air panas di Rappang Panca Rijang, sumber air panas di Lawawoi Watangpulu dan Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe.
Menariknya, sumber air panas di Pajalele berada ditengah-tengah pemukiman padat penduduk.
“Saya juga heran, orang orang sampaikan ke saya ada sumber air panas di Massepe, makanya saya datangi langsung,”ungkap AKBP Witarsa Aji disela-sela kunjungannya di air panas Pajalele Massepe, Selasa (26/7).
Menurutnya, fenomena alam seperti itu jarang dan langka terjadi, mengingat air panas milik La Hamid ini kondisi geografisnya berada di wilayah datar. Bukan pegunungan seperti lazimnya sumber air panas yang ada saat ini.
“Ini langka loh. Yang selalu ada itu dilereng pegunungan sumber air panasnya. Apalagi rasa rasakan panas airnya mencapai 70 derajat dengan belerang yang rendah,”tegas Witarsa.
Dia berharap potensi alam ini dimanfaatkan menjadi ikon pariwisata Massepe yang dikenal penghasil pandai besi ini dengan jumlah penduduk lebih 2 ribuan ini.
“Air panas betul betul eksotik dan menjanjikan jika dikelola menjadi objek wisata permandian. Air ini juga bisa menyembuhkan penyakit kulit karena adanya kandungan belerang,”papar Mantan Kapolres Enrekang ini.
Sementara pemilik air panas Hamid menceritakan sejarah sumber air panas itu yang tiba-tiba muncul saat digali di kedalaman 3 meter itu.
“Muncul sekitar awal tahun 1970-an. Tetangga dan warga Massepe sering kesini mandi untuk obat kulit. Saya saja yang punya sumber air panas disini,”tutur Hamid diamini kepala Dusun Pajalele H. Hasan Kama. (ady/C)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top