Headline

Dua Bayi Dibuang di Tempat Sampah

BKM/ISHAK DIBUANG - Inilah sosok dua bayi yang dibuang dan ditemukan di tempat sampah. Satu ditemukan di Kecamatan Mariso dan satu lagi ditemukan di Kecamatan Tallo, Minggu (16/7) pagi.

MAKASSAR, BKM — Matahari belum panas. Beberapa warga rumah susun sewa (rusunawa) di Jalan Rajawali masih memilih mendekam di dalam kamarnya, Minggu (16/7) pagi pukul 09.00.
Tiba-tiba suasana berubah riuh. Azis, warga Jalan Raya Baru II Nomor 21 menemukan sesosok bayi perempuan di dalam tumpukan sampah. Bayi tersebut masih bernafas. Azis pun melaporkan ke Polsek Mariso.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mariso, Kompol Wahyu Basuki, setelah personilnya mendapat informasi, mereka langsung bergerak ke lokasi. Tim dipimpin Kepala SPKT Regu 1, Aiptu Amri. Saat tiba di lokasi, polisi langsung mengevakuasi bayi malang tersebut ke Rumah Sakit Siloam. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.

“Awalnya bayi malang berjenis kelamin wanita itu ditemukan warga bernama Azis. Dari keterangan Azis, dia awalnya mendengar suara tangisan bayi di kontainer sampah. Ia kemudian memeriksa kontainer dan melihat melihat tersebut,” kata Kapolsek Mariso.
Di rumah sakit, polisi bersama petugas rumah sakit menimbang bayi tersebut. Ternyata beratnya hanya 1,1 kg.

“Personil kami setiba di RS Siloam meminta ke pihak medis yang menanganinya untuk menimbang berat badan bayi. Hasilnya berat badannya hanya 1,1 kg,” ungkap Wahyu.

Hingga berita ini diterbitkan, bayi tersebut masih mendapat perawatan di RS Siloam. “Saat ini kami melakukan penyelidikan untuk mengejar orang tua bayi malang tersebut,” pungkasnya.

?Sementara itu, satu bayi juga ditemukan di tempat sampah di kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, sejam setelah penemuan di Kecamatan Mariso. Namun, bayi yang juga berjenis kelamin perempuan itu yang ditemukan di Rappokalling sudah tidak bernyawa lagi.
Dg Saddia (40), warga Jalan AR Ngunjung 2 Kelurahan Rappokalling yang menemukan bayi tersebut mengatakan, jika pertama kali yang melihat bayi tersebut adalah seorang penggembala sapi pukul 10.00.

“Yang pertama temukan bayi itu seorang penggembala sapi. Kala itu ia sedang memberi makan sapi miliknya. Tiba-tiba penggembala itu menyampaikan jika dirinya melihat sosok bayi yang terbungkus kantung plastik hitam. Kata dia, bayi itu sudah dalam kondisi tak bernyawa,” kata Saddia.

Ia lalu bersama penggembala sapi datang melihat bayi tersebut. Ternyata, wajah bayi itu sudah membiru. Tapi kondisi tubuhnya lengkap.

“Kemungkinanya bayi itu baru saja lahir dan sepertinya dibunuh karena wajahnya membiru,” beber Dg Saddia.

Aparat kepolisian Polsek Tallo setelah menerima informasi langsung ke lokasi dan mengawankan jasad bayi malang itu. Jasad bayi tersebut lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi.

Kapolsek Tallo, Kompol Tamba Hamid yang dihubungi, Minggu (16/7) mengaku masih mendalami proses penemuan bayi di kontainer sampah tersebut.

“Kami masih mendalami proses penyelidikan penemuan bayi tersebut. Bayi itu diduga baru lahir. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim forensik Bhayangkara. Aggaota kami masih melakukan penyelidikan,” pungkas kapolsek. (ish)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top