Berita Kota Makassar | Deputi Kemenpar Terpukau Gelaran Beautiful Malino
Gojentakmapan

Deputi Kemenpar Terpukau Gelaran Beautiful Malino

SAKSIKAN LAUNCHING -- Gubernur Sulsel, H Syahrul YasinLimpo bersama Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di tengah masyarakat Gowa yang menyaksikan launching Gowa Heritage Beautiful Malino I di hutan pinus Malino.

GOWA, BKM — Deputi Pemasaran dan Pengembangan Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata (PPPN Kemenpar), Esthy Reko Astuty, sangat terpukau dengan gelaran Beautiful Malino. Rasa ini diungkapkan Esthy saat launching perdana Gowa Heritage Beautiful Malino I yang dihelat di pelataran hutan pinus Malino, Sabtu sore (15/7). Launching ini turut dihadiri Gubernur Sulsel, H Syahrul YL bersama para pejabat lingkup Pemkab Gowa.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat launching mengatakan, kehadiran deputi menjadi spirit masyarakat Gowa dalam mewujudkan sebagai destinasi wisata nasional dan menjadi kalender even nasional kementerian pariwisata. Perbaikan berbagai infrastruktur akan mulai digebrak tahun ini seiring harapan terwujudnya Malino sebagai even kalender nasional pada tahun ketiga mendatang.
”Setiap tahun selama tiga tahun even ini akan digelar di Malino. Dan insha Allah seiring itu Gowa juga akan membuat kebun raya Malino. Karena itu saya berharap seluruh masyarakat di Gowa mampu menyambut baik seluruh tamu yang masuk ke Gowa utamanya ke Malino,” kata Adnan.
Deputi PPPN Kemenpar, Esthy Reko Astuty sangat apresiasi terhadap komitmen dan kerja keras Pemkab Gowa melakukan even Beautiful Malino. ”Tentunya kami akan mendukung sepenuhnya. Malino sebenarnya sudah terkenal sebagai destinasi wisata sejak tahun 2000-an. Ada beberapa kelebihan dan potensi yang sudah dimiliki Malino. Kami harapkan tidak satu kali ini saja melakukan even tapi harus berkesinambungan. Semua potensi yang ada di sini (Malino) harus dimenej secara modern. Mohon masyarakat di sekitarnya dilibatkan bukan sebagai penonton tapi pelibatan penuh dalam even yang ada. Satu hal paling penting jika ingin wisata Malino jadi destinasi nasional, yakni libatkan full media cetak, media elektronik, dan online. Fullkan mereka dalam memback up promosi wisata ini,” tandas Esthy.
Menurut Esthy, media harus dilibatkan full sebab itu yang paling menunjang sukses tidaknya daerah destinasi wisata dikenali publik. ”Keterlibatan media cetak dan eletronik termasuk online sangat penting agar destinasi pariwisata betul-betul menggaung,” jelas Esthy yang baru pertama kali berkunjung ke Malino.
Sementara itu, sebelum melauncing Beautiful Malino I dalam konsep Gowa Heritage, Gubernur Sulsel, H Syahrul YL mengatakan, anak Gowa itu memiliki komitmen yang kuat. Syahrul pun mengingatkan Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf Al Makassary adalah dua pahlawan nasional yang cukup besar. ”Kedua tokoh nasional ini memperkokoh kebesaran itu. Kita berharap agar anak-anak Gowa bisa berkontribusi besar di masa depan. Ini adalah sebagian dari sebuah kewajiban kebangsaan. Kalau kita jadikan ini kewarisan bagi anak-anak kita dan kalau ini kita jadikan destinasi wisata maka sebenarnya kita membangun sebuah masa depan dan ibadah kepada Tuhan. Karena itu, siapa pun yang terlibat dalam menciptakan destinasi ini maka dia berjuang sebagai anak bangsa,” tandas Syahrul.
Karena itu, Beautiful Malino untuk memperkuat Gowa Heritage adalah sebuah langkah sangat multifungsi. Tidak hanya untuk Gowa tapi untuk Sulsel. Bahkan bisa menjadi heritage dunia. Syahrul pun berjanji akan mengajak Presiden RI, Joko Widodo untuk menyaksikan Beautiful Malino II tahun 2018 mendatang.
Syahrul menyambut keinginan Adnan untuk membangun panggung terbuka di pinus. Syahrul pun memerintahkan Kadis Pariwisata Sulsel untuk membackupnya segera. Kebun raya Malino juga akan disupport gubernur secara penuh. ”Ini ide hebat bupati Gowa. Itu tugasnya Adnan, dan saya bertugas mendatangkan jalan itu. Maka kita akan wujudkan secepatnya. Saya akan ajak pak Presiden Jokowi untuk hadir di Beautiful Malino tahun depan,” janji Syahrul. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top