Gojentakmapan

Anggaran Pendidikan Gratis Gowa Dipangkas

GOWA, BKM — Awalnya anggaran pendidikan gratis Kabupaten Gowa dialokasi Rp13,7 miliar. Namun angka ini terpangkas Rp2,7 miliar. Sehingga jumlah alokasi sekarang tersisa Rp11 miliar.
Terpangkasnya anggaran pendidikan gratis ini disebabkan SMA di Gowa tidak lagi ditangani Pemkab Gowa. Namun menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel. Setelah dua miliar lebih hilang, alokasi pendidikan gratis tersisa untuk SD Rp6,65 miliar dan SMP Rp4,27 miliar.
”Sebelum anggaran pendidikan gratis untuk SMA dihilangkan, kita ada sharing anggaran yakni dari provinsi itu 60 persen dan Pemkab menanggung 40 persen. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi sharing,” kata Dr Salam, Kadis Pendidikan Gowa, Rabu siang (12/7).
Dana pendidikan gratis yang dibudgetkan Pemkab Gowa sekarang masing-masing Rp3.250 per murid SD dan Rp3.500 untuk siswa SMP. ”Saat ini belum ada pengusulan tambahan anggaran. Yang jelas pendidikan gratis tetap berjalan dengan baik di Kabupaten Gowa,” tambahnya.
Salam juga menambahkan, terkait berkurangnya alokasi anggaran pendidikan gratis ini, belum ada revisi Perda No 4 tahun 2008 tentang Pendidikan Gratis. Padahal, Perda itu menjadi payung hukum bagi Pemkab untuk mengucurkan anggaran hingga tingkat SMA.
Menurutnya, untuk meninjau isi Perda harus ada pembicaraan antara legislatif dan eksekutif. ”Nah, pembicaraan ke arah itu yang belum ada karena kita masih ragu jika kita kaji kembali trus tiba-tiba kebijakan pusat berubah lagi, wah,” kilahnya.
Terkait itu, Ketua Komisi IV DPRD Gowa, Asriady Arasy yang dikonfirmasi BKM, Kamis (13/7), mengatakan, anggaran pendidikan gratis pasti akan menurun karena SMA sederajat bukan lagi kewenangan Gowa, baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran.
”Kita berharap dana pendidikan gratis yang dikucurkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini,” tandasnya. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top