Headline

Ada Internet dan Air Minum Gratis

IST KEDAI SAMSAT-Kedai Samsat Jalan Hertasning banyak dikunjungi warga yang hendak memperpanjang pajak STNK kendaraan bermotornya.

ADA banyak inovasi yang dilahirkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan guna memudahkan para wajib pajak. Terutama dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Teranyar adalah kedai samsat. Seperti apa wujudnya?

LAPORAN: RAHMAWATI AMRI

DI sudut bagian utara Lapangan Hertasning, Makassar terdapat sebuah bangunan yang menyerupai warung. Bentuknya mirip kedai makanan yang bisa dibongkar pasang dan dipindahkan. Ukurannya pun tidak terlalu besar.
Namun, jangan salah kira jika ini warung seperti yang ditemukan di kompleks pemukiman dan perumahan. Ini adalah Kedai Samsat, yang dioperasikan guna melayani wajib pajak yang hendak membayar pajak surat tanda kendaraan bermotor (STNK) miliknya.
Di dalam kedai terdapat aneka fasilitas untuk melayani para wajib pajak. Mulai dari komputer yang sudah tersambung secara daring (dalam jaringan), hingga alat cetak bukti pajak.
Kedai Samsat Hertasning ditujukan untuk melayani wajib pajak yang bermukim atau bekerja di sekitar Lapangan Hertasning, yang berada dalam wilayah Kecamatan Rappocini.
Selain melayani dengan senyum kepada mereka yang ingin melakukan pengesahan STNK tahunan, Kedai Samsat Hertasning juga memberikan pelayanan plus-plus kepada wajib pajak. Seperti pemberian air mineral dan layanan internet (wifi) gratis. Ini dilakukan agar wajib pajak tidak jenuh saat antre menunggu giliran membayar pajak.
“Mereka yang datang ke sini adalah orang yang baik karena mau membayar pajak kepada negara. Karenanya kita juga memberikan pelayanan yang terbaik, seperti memberikan minuman dan wifi gratis. Dengan begitu mereka tidak jenuh saat menunggu namanya dipanggil untuk membayar pajak,” kata Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto Tana Ranggina, Kamis (13/7).
Kedai ini diresmikan penggunaannya pada Rabu lalu (5/7). Meski baru diremikan, wajib pajak yang terlayani di tempat ini bisa mencapai 150 orang perhari.
Sebenarnya, kedai samsat ini telah beroperasi sejak satu bulan lalu. Bahkan menyumbang pemasukan pajak Rp1 miliar lebih.
Sebelumnya di tempat tersebut beroperasi Samsat Keliling (Samkel). Namun sejak Kedai Samsat beroperasi di Lapangan Hertasning, samkel tersebut berpindah tempat ke Jalan Pattimura.
“Kita ingin menjangkau lebih banyak wajib pajak. Karenanya kita membuka samsat di mana-mana. Terserah wajib pajak mau membayar pajak di mana saja,” ujar mantan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Soppeng ini.
Soal samkel, Bapenda Sulsel mempunyai 15 unit kendaraan yang dioperasikan sebagai samsat yang selalu mobile untuk melayani wajib pajak di seluruh Sulsel. Terdiri dari dua bus dan 13 minibus.
Inovasi lain yang dilakukan Bapenda Sulsel untuk meningkatkan pajak daerah yakni memanjakan wajib pajak dengan membuat drive thru. Melalui sistem ini, wajib pajak tidak perlu turun dari kendaraan jika ingin membayar pajak.
Cukup duduk manis dari atas kendaraan seperti memesan makanan cepat saji. Tidak berapa lama kemudian, kasir akan memberitahu berapa jumlah pajak yang harus dibayar.
Untuk sementara layanan ini hanya berada di Samsat Pembantu AP Petta Rani, dan Samsat Gowa di Jalan Tumanurung, Sungguminasa. Ke depannya, layanan serupa akan ditambah di sejumlah titik agar semakin banyak ruang untuk memanjakan wajib pajak. (*/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top