Headline

Polda Sita Aset Bandar Narkoba Senilai Rp3 M

MAKASSAR, BKM — Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menyita aset tersangka kasus tindak pidana narkoba atas nama Suryadi alias Daddi. Nilai totalnya mencapai Rp3 miliar.
Penyitaan berlangsung, Selasa (11/7). Dipimpin langsung Wakil Direktur Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sulsel, AKBP Totok Triwibowo.
Sebanyak 98 personel dilibatkan dalam penyitaan ini. Terdiri dari Ditnarkoba Polda Sulsel 11 orang, Brimob Detasemen B Parepare 29 orang, Polres Sidrap 36 dan Polres Enrekang 22 orang.
Aset tersebut disita berdasarkan penetapan oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Enrekang Nomor : 58/Pen.Pid/2017/PN.Enrekang tertanggal 21 Juni 2017. Suryadi dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Aset yang disita polisi berupa satu unit rumah dan tanah di jalan poros Sidrap-Enrekang. Tepatnya di Desa Salokarajae, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Rumah yang diekskusi seluas 7×20 dengan harga Rp1,5 miliar. Kepala desa dan warga setempat ikut menyaksikan jalannya penyitaan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dihubungi, kemarin membenarkan penyitaan aset miliki tersangka narkoba tersebut.
”Sebelum dilakukan penyitaan, terlebih dahulu aparat berkoordinasi dengan Kepala Desa bernama Muhlis dan tokoh masyarakat Muh Tahir. Itu dilakukan agar tidak terjadi gesekan antara petugas dan warga. Semua berjalan lancar,” tandasnya.
Selain satu unit rumah, turut disita lahan yang di atasnya berdiri kandang ayam. Lokasinya berada di jalan poros Kajubulo, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Luasannya 1 hektare, dengan perkiraan harga Rp1,2 miliar. Proses penyitaan disaksikan Irwan, adik Suryadi.
Kasubdit 3 Ditnarkoba Polda Sulsel, AKBP Muh Taufik didampingi penyidik Bripda Yusran Yusuf, menambahkan pihaknya juga menyita aset lain berupa dua kendaraan roda empat.
Masing-masing Honda Jazz warna merah, dan Honda Mobilio. Kedua mobil ini diperkirakan seharga Rp300 juta lebih. Sehingga total aset yang disita mencapai Rp3 miliar lebih. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top