Headline

Mencuri Lintas Provinsi, ”Polisi” Penuh Rajah Ditembak

MAKASSAR, BKM — Risal alias Gogo kini telah mendekam dalam sel tahanan Polres Pelabuhan, Makassar. Pria yang tubuhnya dipenuhi rajah itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kaki, karena mencoba menyerang petugas dengan badik.
Ihwal kasus yang menyeret Risal bermula ketika itu berlagak bak polisi di wilayah hukum Polsek Ujung Tanah. Pada hari Minggu (4/5) lalu ia menyasar seorang korban bernama Mustayying bersama seorang rekannya.
Saat itu korban tengah berada di depan sebuah ruko. Tak lama berselang datanglah pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna putih.
Risal langsung menghampiri kedua calon korbannya. Dia mengaku sebagai seorang polisi. Katanya, sedang mencari seorang bandar narkoba yang berada di ruko tak jauh dari Mustayying.
Karena pengakuannya sebagai seorang polisi, Mustayying dan temannya pun mulai dihinggapi rasa takut. Dengan leluasa Risal akhirnya berhasil memperdayai korban. Dia memerintahkan Mustayying mengeluarkan dompetnya, dengan alasan hendak melakukan pemeriksaan.
”Jadi korban waktu itu langsung menuruti pelaku dan mengeluarkan dompetnya,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Said Anna Fauzi, Selasa (11/7).
Dompet kedua korban pun langsung diambilnya. Selanjutnya Risal juga menjarah tas ransel yang dibawa korban. Di dalamnya berisi sejumlah barang elektronik, seperti satu unit laptop merek Asus warna hitam dan tiga unit HP merek Samsung, VIVO dan Blackberry.
”Setelah mengambil barang-barang milik korban, pelaku meminta untuk ditemui di samping Polsek Soeta. Saat datang ke tempat yang dijanjikan, pelaku tak kunjung datang. Korban kembali mencari pelaku di depan ruko tempat sebelumnya. Tapi juga tidak ada,” terang Said Anna.
Akibat kejadian tersebut, kata Said Anna, korban mengalami kerugian sebesar Rp9 juta. Diapun kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Ujung Tanah.
Tim Resmob Polsek Ujung Tanah yang menerima laporan korban, kemudian bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dari hasil penyelidikan diketahui jika pelaku sudah melarikan diri dan berada di Samarinda.
Komunikasi dengan Polda Kaltim kemudian dijalin oleh tim Polsek Ujung Tanah. Tim Jatanras Polda Kaltim dikerahkan untuk mengejar sang polisi gadungan.
Pengejaran itupun membuahkan hasil. Risal diringkus di Jalan Swadaya Kota Samarinda, Provinsi Kaltim, Minggu (9/7) pukul 21.00 Wita. Diapun kemudian digiring ke Mapolres Pelabuhan Makassar guna menjalanai pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi yang menginterogasinya, Risal mengakui perbuatannya. Ia mengambil barang berharga milik korbannya dengan mengaku sebagai anggota kepolisian.
”Tersangka Risal mengaku melancarkan aksinya lintas provinsi. Ada dua laporan polisinya di Kota Samarinda. Kemudian di Balikpapan 10 laporan polisi. Sementara di Polres Pelabuhan, Makassar diakuinya dua kali. Selain itu, tersangka juga kerap melancarkan aksinya di wilayah hukum Polrestabes Makassar,” terang Said Anna.
Dalan catatan kepolisian, khusus di wilayah hukum Polres Pelabuhan, tersangka melakukan aksinya di dua titik. Salah satunya di Jalan Cakalang, Ruko Cakalang Lama Blok 88 Nomor 11. Korban bernama Nugraha Pratama (21).
Dijelaskan Said Anna, ketika hendak ditangkap tim Jatanras Polda Kaltim, tersangka berusaha menyerang petugas dengan menggunakan sebilah badik. Karena jiwanya terancam, petugas mencoba memberikan tembakan peringatan untuk menghentikan aksi brutal Risal.
Tapi, tindakan persuasif itu diabaikan. Akhirnya, moncong pistol diarahkan ke bagian kaki sebelah kanan. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kaltim. Usai mendapat perawatan medis, Risal dibawa ke Polres Pelabuhan, Makassar. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top