Berita Kota Makassar | Tak Lengkap Buka dan Sahur Tanpa Telur Mata Sapi
Headline

Tak Lengkap Buka dan Sahur Tanpa Telur Mata Sapi

IST Plt Bupati Barru, H Suardi Saleh bersama istri.

LAIN ladang lain belalang. Lain orang lain pula kebiasaannya. Termasuk kala menikmati menu sajian berbuka puasa dan sahur.

Laporan: Rusdi Nasaruddin

JABATAN boleh tinggi, tapi selera tidaklah demikian. Begitulah H Suardi Saleh. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Barru ini tak menuntut banyak untuk sajian yang mesti dinikmatinya ketika sahur dan buka puasa.
Bagianya, ramadan mengajarkan umat muslim untuk selalu berbuat kebajikan. Nilai puasa tidak diukur dari mewah tidaknya makanan yang dinikmati kala berbuka ataupun sahur. Meski sederhana, yang terpenting adalah berkahnya.
Karena ajaran Suardi sedari awal, keluarganya tidaklah terlalu berbeda soal selera. ”Yang menjadi keharusan setiap momen ramadan, adalah saat berbuka dan sahur, di atas meja makan tersedia telur mata sapi, ikan kering dan raca’ mangga,” tuturnya.
Sayang, menu ini tidak lagi rutin bisa dinikmatinya di saat berbuka. Hal itu dikarenakan padatnya undangan berbuka yang mesti dihadirinya selama bulan puasa.
Selain telur mata sapi, aneka sajian lauk yang terbuat telur juga menjadi kegemarannya. Seperti telur dadar ataupun telur asin.
”Semua telur dengan berbagai jenis kreasinya saya suka. Begitu juga dengan ikan kering, tidak ada yang dipilih-pilih,” tandasnya.
Kenikmati sajian di rumah semakin bertambah, karena semua anggota keluarganya berkumpul. Beruntung, sang istri drg Hj Hasnah Syam,MARS juga satu selera dengan anak serta suaminya.
”Saya sebenarnya termasuk orang yang lebih suka buka di rumah. Sewaktu belum menduduki posisi jabatan seperti sekarang, memang buka puasa di rumah karena bisa berkumpul dengan keluarga,” tuturnya.
Namun, setelah menjadi plt bupati dan anak-anaknya menuntut ilmu di luar daerah, undangan berbuka puasa tak bisa ditampiknya. Maka, menu sederhana di rumah sendiri tinggal sesekali dinikmati. ”Jadi disantap bersama saat sahur,” tandasnya.
Kesibukan Suardi lebih berlipat lagi saat ini, karena sudah menjadi orang nomor satu di Kabupaten Barru. Pulang sore dari kantor, hanya disempatkan beristirahat sejenak. Selanjutnya menjelang buka, kembali lagi bersiap-siap menghadiri undangan buka puasa. Baik yang digelar Tim Bakohumas di setiap kecamatan, maupun beberapa undangan buka lainnya yang digelar masyarakat.
Momen ramadan bagi mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan kepala Bappeda Pinrang bukan hanya sekadar menghadiri buka puasa bersama. Namun ada rangkaian safari ramadan yang merupakan wadah untuk melakukan amaliah di masjid-masjid.
“Sebagai pemimpin daerah harus menyampaikan beberapa program pemerintah yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, baik secara ekonomi maupun yang bersifat religius,” tandasnya. (*/rus/b)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top