Sulselbar

Oknum Ketua RT Keciprat Rastra

BARRU, BKM — Distribusi beras pra sejahtera (Rastra) atau raskin di Kelurahan Bojo Baru Kecamatan Mallusetasi bermasalah. Salah satu oknum Ketua RT diduga ikut menerima Rastra. Padahal oknum Ketua RT ini tergolong mampu dan namanya tidak terdaftar sebagai penerima beras yang digratiskan Pemkab Barru. Masalah rastra ini di Bojo Baru ini sempat dibahas dalam RDP baru -baru ini di ruang Komisi I Kantor DPRD Barru.
Rastra yang diterima Oknum Ketua RT. Akhirnya dilaporkan salah seorang warga Bojo Baru bernama Basir ke DPRD Barru. Warga mengadukan masalah tersebut karena anaknya Sainal yang tahun lalu menerima rastra, justru tahun ini dikeluarkan dari daftar penerima.
“Pemerintah setempat tidak adil dan berbuat tidak benar karena ada orang mampu dalam hal Ketua RT menerima rastra dan anak saya malah dikeluarkan dari daftar, ” kata Basir.
Pengakuan serupa juga diungkapkan salah seorang yang mendampingi Lurah Bojo Baru, Oknum Ketua RT yang menerima rastra itu tidak terdaftar sebagai penerima rastra. Sementara Lurah Bojo Baru Andi Fajar, menyatakan data penerima rastra itu bukan kewenangan pemerintah setempat. “Data penerima itu sudah ada dari Kabupaten. Bahkan pengurangan rastra bukan kami yang kurangi, ” kata Fajar.
Anggota DPRD Barru H Sirua Mustafa menyesalkan adanya oknum Ketua RT yang ikut menerima rastra. Masalah beras pra sejahtera ini bukan hanya bersoal di Bojo Baru saja.
“Hampir diseluruh Desa dan Kelurahan mengalami hal demikian, ” ujar legislator PPP ini (udi/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top