Gojentakmapan

Tim Dirkrimsus Polda Segel Tambang Liar

GOWA, BKM — Aktivitas tambang liar yang kembali marak di wilayah Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, membuat warga sekitar lokasi tambang mengeluh berkepanjangan. Akibatnya, keluhan itu sampai ke meja kepolisian.
Rabu (7/6) sekitar pukul 17.00 Wita, tim Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel langsung turun melakukan penertiban tambang galian golongan C yang selama ini ilegal. Tim Dirkrimsus Polda dipimpin Kompol Ronal Sumigar disertai delapan orang personel tim.
Ada empat titik lokasi tambang liar yang jadi sasaran penertiban, masing-masing di Dusun Sapta Marga, Desa Pannyangkalang yang dikelola Tajuddin Naro yang juga adalah Kades Pannyangkalang.
Menurut pengakuan kades, penggalian tanah uruq di lokasi itu dilakukan untuk pembuatan kolam ikan tidak ada alasan komersial. Meski begitu, pihak Dirkrimsus tetap akan melakukan proses hukum terhadap aktivitas yang diduga sebagai usaha tambang liar. Di lokasi milik kades itu didapati satu unit alat berat excavator.
Tak jauh dari lokasi yang dikelola Kades Pannyangkalang, terdapat juga lokasi tambang tanah uruq lainnya yang dikelola warga bernama H Nyonri. Alasan pemilik tambang untuk membuka lahan sawah baru. Di lokasi tersebut, polisi juga menemukan satu unit excavator beraktivitas.
Tambang liar lainnya juga ditemukan beraktivitas di Dusun Ballaparang, Desa Pannyangkalang. Di lokasi yang dikelola Dg Limpo ini juga beralasan untuk membuat lahan sawah baru dan juga dioperasikan sebuah excavator.
Sementara lokasi keempat yang ditertibkan tim Dirkrimsus, yakni terletak di Dusun Sugitanga, Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng. Tambang liar ini dikelola warga bernama H Tunru yang juga beralasan pencetakan sawah baru dengan menggunakan excavator.
Kapolsek Bajeng, AKP Amin Juraid usai penertiban mengatakan, keempat lokasi tambang liar itu disegel dan peralatan yang dipakai seperti excavator dan truk-truk pengangkut material tambang turut disita.
”Alat-alat berat itu belum ada yang diangkut dari TKP karena terkendala mobil tronton untuk mengangkut. Karenanya, alat berat itu hanya dipasangi police line (garis polisi). Yang kita sita lainnya dan kini sudah kita amankan di Mako Polsek adalah tiga unit truk pengangkut material dan untuk sementara dititipkan di pelataran Polsek Bajeng,” kata AKP Amin Juraid. (sar/mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top