Headline

BOS SMA/SMK Negeri Bersoal, Swasta Rampung

MAKASSAR, BKM — Penyaluran Biaya Operasional Sekolah (BOS) belum sepenuhnya rampung. Banyak kendala yang ditemukan di lapangan. Khususnya BOS untuk SMA/SMK negeri, yang tahun ini menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.
Namun, ketika hal ini dikonfirmasi ke Misi selaku bendahara BOS Disdik Sulsel, dia menegaskan jika penyalurannya sudah tidak bersoal. Artinya, sudah dirampungkan semuanya. Tinggal proses transfer ke rekening sekolah masing-masing melalui Bank Sulsel.
“Sudah rampungmi semua. Tidak ada masalah. Sebentar saya hubungiki. Saya lagi ada rapat sekarang, ” katanya dengan nada buru-buru ketika dihubungi BKM, Selasa (6/6).
Pernyataan itu berbeda dengan statemen yang dilontarkan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo sehari sebelumnya pada Rapat Kerja Komisi E DPRD Sulsel dengan mitra kerjanya.
Disitu, Irman menjelaskan pihaknya belum mencairkan dana BOS tahun 2017. Alasannya, karena kepala sekolah belum memberikan laporan pertanggungjawaban dana BOS 2016.
“Kami tidak akan mencairkan karena belum masuk laporan dan akhirnya jadi temuan,” ujar None.
Dia melanjutkan, hingga saat ini masih ada satu kabupaten yang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya. “Kami sudah surati ke sekolah masing-masing yang belum memberikan laporan pertanggungjawaban, karena itu akan menjadi temuan nantinya,” kelitnya.
Berbeda dengan SMA/SMK negeri yang masih bersoal, penyaluran dana BOS untuk SMA/SMK swasta melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel sudah tidak ada persoalan.
Kepala BPKD Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan tahap pertama alias triwulan I sudah ditransfer ke Bank Sulsel. Selanjutnya, bank itu yang akan menyalurkan ke rekening sekolah masing-masing.
Dia mengakui jika pencairan dana BOS triwulan I tahun ini memang agak lambat dibanding tahun lalu. Tahun lalu, pihaknya langsung melakukan transfer ke rekening sekolah masing-masing. Tapi tahun ini diserahkan ke Bank Sulsel.
Bendahara penyaluran dana BOS SMA/SMK swasta pada BPKD Sulsel, Nugrah Karyadi menjelaskan, untuk SMK swasta dengan siswa yang terdata sebanyak 4.683 orang. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp1.391.240.000.
Sementara untuk SMA swasta dengan jumlah siswa 32.038 siswa. Anggaran yang dialokasikan Rp8.970.640.000.
Dia menjelaskan, sempat ada sedikit masalah karena dana BOS untuk salah satu sekolah di Maros dikembalikan karena persoalan administrasi. Namun yang bersangkutan sudah merampungkan serta mengoreksinya, dan sudah melaporkan ke BPKD. “Jadi sudah tidak ada persoalan lagi,” pungkasnya. (rhm/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top