Headline

Ada Tisu Magic Bekas Pakai Dalam Kamar

GOWA, BKM — Tarawih di malam kesebelas bulan ramadan, Senin (5/6) masih berlangsung. Umat muslim tengah khusyuk dalam ibadah.
Namun, di bulan penuh berkah ini tetap saja ada praktik menyimpang yang menodai kesucian ramadan. Salah satunya perbuatan mesum.
Malam itu, aparat Polres Gowa menggerebek penginapan Sejahtera yang terletak di jalan poros Pallangga, Kecamatan Pallangga. Tiga pasangan bukan suami istri diamankan dari kamar berbeda di lantai satu penginapan.
Mereka adalah perempuan NS (18) dengan lelaki Su (19). Perempuan IP (20) bersama pasangannya TA (21), serta perempuan HA (35) dengan lelaki AN (18).
Selain menemukan barang bukti pakaian masing-masing perempuan, polisi juga mendapati tisu magic bekas pakai oleh ketiga pasangan tersebut.
Kasat Sabhara Polres Gowa, AKP Alhabsi yang memimpin penggerebekan, mengatakan ketiga pasangan tersebut diduga sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Indikasinya, telah ditemukan tisu magic yang sudah dipakai. Ketiga pasangan mesum inipun kemudian digiring ke Mapolres Gowa untuk diproses.
Saat penggerebekan berlangsung, perempuan NU, warga Kecamatan Biringbulu sempat bersembunyi di dalam toilet kamar 103. Sementara pasangan lelakinya, Su awalnya mengaku hanya sendirian dalam kamar. Namun, petugas berhasil membuat Su mengakui kalau teman wanitanya berada dalam kamar kecil.
Saat digeledah, di bawah kasur tempat tidur kamar yang dipakai Su dan NU ditemukan pembungkus tisu magic bekas pakai. Kertas tisu tersebut merupakan alat penambah vitalitas bagi laki-laki.
Sementara di kamar lainnya, di kamar 105 yang digunakan pasangan IP (20), warga Kecamatan Bontoloempangang bersama lelaki TA (20), polisi juga mendapati tissu magic bekas pakai.
Di kamar 205, polisi menggerebek seorang janda beranak 3, HA (35) yang berasal Bajeng dengan kekasihnya AN (18). Ha kemudian mencari-cari alasan agar tak dibawa ke kantor polisi.
“Jangan maki bawaka ke kantor, Pak. Mauja menikah dalam waktu dekat. Saya pacaranji. Saya juga janda. Tiga anakku, Pak. Jadi janganmi dibawa, Pak,” pinta HA lirih kepada petugas.
Pengakuan senada datang dari AN, pacar HA. Warga Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar itu mengaku akan menikah dengan HA dalam waktu dekat.
“Iya, Pak. Betul itu, mauja nikah. Jadi janganmi saya dibawa ke kantor, Pak,” katanya penuh harap.
Meski demikian, pasangan yang berpaut usia cukup jauh ini dibawa ke Mapolres Gowa untuk didata dan dimintai keterangan. “Kita data dulu, selanjutnya kita akan serahkan ke reskrim untuk ditindaklanjuti,” kata AKP Alhabsi.
Berbeda HA dan AN, pengakuan perempuan IP dengan pasangannya TA lain lagi. IP dan TA sama-sama mengaku hanya mampir sementara di penginapan itu untuk istrahat sejenak, sebelum menuju ke sebuah rumah sakit di Makassar.
“Saya tidak berbuat apa-apa, Pak. Saya mau ke RS di Makassar. Saya hanya istrahat, Pak,” kelit TA.
Namun, pengakuan TA dinilai tak wajar oleh petugas. Karena pasangan perempuannya, IP yang diakui sebagai keluarga, ternyata menyimpan bra warna hijau di dalam kamar mandi. Sementara celana dalam TA juga, ada di dalam kamar mandi tersebut bersama dengan handuk dan diletakkan di bawah ember.
Menurut Kasat Sabhara, operasi penyakit masyarakat yang melibatkan personil gabungan intel, lalulintas, sabhara, satnarkoba dan reskrim akan terus dilakukan selama Ramadan. (sar/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top