Gojentakmapan

Serobot Lods Pasar, Oknum Polisi Dipolisikan

MAROS, BKM — Aiptu Ambo Waha, oknum polisi yang bertugas di Polsek Lau, dilaporkan ke Propam oleh Saraka, salah seorang pedagang pasar tradisional Bulu-bulu, Kecamatan Marusu.
Laporan tersebut merupakan buntut dari persoalan perampasan lods milik Saraka. Saraka keberatan karena oknum polisi tersebut mengambil paksa lods yang selama ini ditempatinya berjualan.
Dia merasa keberatan, karena selama ini lods tersebut merupakan tempat satu-satunya dia mengais rejeki di Pasar Bulu-bulu. ”Saya ke sini untuk melaporkannya. Karena yang bersangkutan telah mengambil secara sepihak tempat saya menjual. Dia telah mengambil paksa. Jadi dimana saya harus menjual. Apakah dipindahkan ke tempat yang belum jadi,” kata Saraka saat ditemui di Polsek Lau, kemarin.
Saraka mengaku, pada pekan lalu oknum polisi itu telah membongkar dan memindahkan barang dagangannya ke tempat lain. Padahal saat itu, Saraka tidak berada di pasar. Namun oknum polisi tersebut nekat membongkar lods yang ditempatinya berjualan.
”Dia sudah pindahkan barangku ke tempat lain. Barang campuran saya sudah banyak yang rusak. Masa dipindahkan tanpa sepengatuhuan saya. Ini makanya saya laporkan dia. Masa’ iyya saya tidak ditempat, tapi jualan saya sudah dibongkar,” ujar warga jalan Pisang, Turikale Maros ini.
Saat melakukan pembongkaran, Ambo Waha dibantu Kepala Pasar Bulu-bulu, Baso. Alasan Baso memindahkan Saraka karena di tempatnya tersebut mau ditempati penjual emas.
”Sudah ada beberapa surat yang saya terima untuk pengosongan dari kantor camat. Saya mau dipindahkan ke belakang. Padahal, tempat saya sudah bagus tapi diambil sama oknum polisi,” ujarnya.
Saraka bahkan mengutip pernyataan Kepala Pasar Bulubulu, Baso, yang berjanji akan berhenti sebagai kepala pasar kalau tidak mampu mengusir Saraka dari lodsnya. Karenanya, Saraka meminta Dinas Koperindag Maros turun ke lapangan mengatur lods dan pedagang.
Sementara Kanit Intel Polsek Lau, Aiptu Akbar membenarkan adanya laporan tersebut. Akbar menuturkan, sejauh ini yang bersangkutan telah ditegur langsung oleh Kapolsek Lau. Namun teguran tersebut, tidak diindahkan Aiptu Ambo Waha.
”Pak Kapolsek sudah tegur. Jadi dia (Ambo Waha) sempat minta maaf. Tapi tidak lama kemudian, berulah lagi,” ujarnya.
Terkait laporan warga ini, Aiptu Akbar berjanji akan mengambil langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku di jajaran kepolisian. (ari/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top