Berita Kota Makassar | PPBD Mulai Dibuka 2 Juni
Metro

PPBD Mulai Dibuka 2 Juni

MAKASSAR, BKM — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK akan dimulai proses pendaftarannya 2 Juni mendatang. Saat ini surat keputusan (SK) dan aturan mengenai PPDB tinggal menunggu persetujuan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, aturan PPDB yang disusun pihaknya akan disosialisasikan ke kepala sekolah hari ini, Rabu (31/5) di Gedung Guru, Disdik Sulsel.
Ada dua jalur penerimaan yang dibuka yaitu akademik dan nonakademik. Jalur non akademik akan didahulukan, setelah itu jalur akademik.
Khusus jalur nonakademik, ada berbagai pilihan mulai dari kemitraan, prestasi dan afirmasi. Khusus afirmasi diberikan bagi calon siswa yang tergolong kurang mampu (miskin) dan berkebutuhan khusus.
“Untuk siswa miskin kita beri jatah 20 persen. Mengenai keterangan tidak mampunya kita serahkan ke intansi terkait, bukan disdik yang keluarkan dan ini kita buatkan pakta integritas juga,” kata Irman, di kantornya, Selasa 30 Mei.
Jalur kemitraan yang selama ini dianggap jatah sekolah atau guru dan orang tertentu. Disdik Sulsel mengatur lebih ketat lagi dalam proses PPDB tahun 2017.
Di mana kemitraan lebih diberikan kepada SMK. Terutama instansi atau perusahaan yang selama ini ikut andil dalam pengembangan SMK dan menampung alumni, diberi jatah 3 persen.
None panggilan akrab Irman YL menegaskan tak adalagi sistem jatah sekolah dan guru. Bahkan pihaknya menyiapkan sanksi tegas bagi oknum guru dan kepala sekolah yang masih menggunakan cara-cara tersebut.
Sementara untuk jalur prestasi, Disdik juga mengatur syarat penghargaan atau piagam yang bisa dikategorikan siswa berprestasi. Seperti siswa yang menjuarai Olimpiade Siswa Nasional (OSN) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Khusus jalur akademik, ada dua komponen yang dinilai mulai dari nilai Ujian Nasional dan tes kompetensi. Hasil perolehan nilai kemudian digabungkan dan disusun berdasarkan peringkat tertinggi.
Selain itu, Disdik mengatur baik jalur nonakademik dan akademik, 20 persen siswa yang diterima harus memenuhi syarat domisili terdekat dari sekolah.
Tahun ini juga, Disdik memberlakukan sistem penerimaan online bagi beberapa sekolah. Di Makassar, seluruh SMA/SMK negeri menggunakan sistem ini, kecuali SMKN 9 Makassar.
“SMKN 9 tidak online karena peminatnya sangat kurang. Kalau di daerah kita gunakan di sekolah favorit atau yang jumlah peminatnya melebihi jumlah yang diterima,” jelas None. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top