Gojentakmapan

Disdagprin Jamin Stok Elpiji Aman

IST SIDAK- Kabid Perdagangan Disdagprin Gowa, Muh Rais, di sela inspeksi mendadak di salah satu agen gas elpiji.

GOWA, BKM — Entah karena apa, tiba-tiba saja elpiji tabung 3 kilogram (Kg) jadi langka. Kelangkaan ini dirasakan warga Kecamatan Somba Opu dan sekitarnya sejak awal Ramadan, Sabtu (27/5).
Sejumlah pedagang pengecer mengaku kehabisan stok elpiji tabung 3 Kg. Elpiji tersebut dihargai Rp18.000 per tabung. ”Saya heran, karena sejumlah pedagang pengecer telah saya datangi. Semua bilang lagi kosong. Saya juga sudah ke agen di Sungguminasa, tapi samaji. Di agen juga bilang habis. Harganya juga naik Rp18.000. Padahal sebelumnya, hanya kisaran Rp16.000 dan Rp17.000 per tabung. Ini sudah dua hari. Saya malah dapatnya di luar kota Sungguminasa,” kata Mala, seorang ibu rumahtangga di Sungguminasa.
Hal senada dikatakan Dg Singara’, warga Tombolo. Kelangkaan elpiji tabung 3 Kg ini sangat membuatnya bingung. Sebab ia hanya berharap dari tabung elpiji. Sebab ia tidak memiliki kompor minyak lagi sejak tabung elpiji dipakai masyarakat. Apalagi saat ini sedang bulan puasa yang membutuhkan ketersediaan elpiji dimalam hari untuk persiapan sahur.
Sementara itu, seorang pengecer elpiji, Iwan, mengakui kalau kelangkaan elpiji terutama ukuran 3 Kg sudah terjadi lima hari sebelumnya. Buktinya, kata Iwan, kiosnya yang selalu disuplai 50 tabung ukuran 3 Kg setiap dua hari dari agen atau pangkalan, sampai kini belum lagi masuk antarannya.
Terkait melangkanya gas isi 3 Kg ini, Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin), Andi Sura Suaib, saat dikonfirmasi BKM, kemarin, mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi pihak distributor, dan akan melaporkannya ke pihak Pertamina jika memang ada kelangkaan yang terjadi.
Andi Sura bahkan merasa heran sebab pihaknya aktif memantau kondisi pasar untuk mericek ketersediaan kebutuhan konsumen namun baru tahu jika ada kelangkaan stok elpiji tabung 3 Kg.
Kelangkaan itu dibantah Kabid Perdagangan Disdagprin Gowa, Muh Rais. Ia mengatakan, tidak ada kelangkaan. Yang ada malah penambahan jatah dari Pertamina sebanyak 5 persen atau sebanyak 1.700 tabung setiap agen di Gowa yang berjumlah 9 agen. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top