Berita Kota Makassar | Penamatan SDI Paccerakkang Diwarnai Pentas Baca Puisi dan Tarian
Metro

Penamatan SDI Paccerakkang Diwarnai Pentas Baca Puisi dan Tarian

BKM/ZAIN SYAM -TARIAN--Salah satu tarian diantara delapan tarian dan musik dipentaskan siswa, Kamis (25/5) di SDI Paccerakkang.

MAKASSAR, BKM–Penamatan murid SDI Paccerakkang UPTD Pendidikan Kecamatan Biringkanaya cukup meriah. Selain dilakukan penyerahan sertifikat siswa berprestasi, baca puisi, pidato ilmiah yang membakar semangat prestasi belajar diutarakan kepsek. Juga siswa pentaskan beragam tari klasik dan musik yang diproduksi guru setempat.
Penamatan pembelajaran 2016/2017, Kamis (25/5) yang diprakarsai komite sekolah itu mengusung topik “Generasi Muda Kreatif, Inspiratif, Beraklak Mulia, Berwawasan dan Berbudaya Lingkungan.” Hadir Ketua Komite SDI Paccerakkang/anggota, ratusan orang tua murid, siswa dan guru.
Kepsek SDI Paccerkkang, Muh Yunus Sunusi, MPd mengatakan, filosofi menari adalah soal menyambung rasa antar sesama dan memutus keakuan dalam diri. Karena itu tarian klasik Anging Mammiri yang diperagakan siswa cukup maju. Mereka bagai penari profesional yang gerakannya energik dan cepat. Anak-anak telah terbiasa dari tarian yang dipentaskan sebelumnya. Walaupun pentas ini bukan lomba. Tapi peserta didik telah terbiasa menyambungkan rasa dimaknai dengan menurunkan ego lalu berupaya memahami satu sama lain. Untuk itu jangan ingin bagus sendiri.
Yunus Sunusi mengurai, dalam cuplikan pelatihan yang dilaksanakan sebelumnya oleh gurunya menyebut, tari klasik Anging Mammiri yang berbarengan menjadi media untuk belajar saling pengertian. Yang sudah lancar menari harus tabah menyemangati yang belum paham. Sebaliknya yang belum lancar tidak boleh hanya berdiam diri. Tengok saja setiap tarian kadang diulang hingga 10 kali untuk mencapai harmoni, tutur guru pelatih dan pembimbing seperti ditirukan Muh Yunus. (zai/ila)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top