Metro

Dewan Minta Mall Terapkan Tarif Parkir Flat

MAKASSAR, BKM– Akibat banyaknya keluhan dari pengunjung mall akan tarif parkir yang sangat mahal hingga Rp15 ribu, menyebabkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar angkat bicara.
Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Abdi Asmara meminta managemen Mall Panakkukang (MP) selain menyediakan lahan parkir yang memadai untuk pengunjung, juga disarankan agar memberlakukan tarif parkir flat. Parkir flat dibutuhkan agar pengunjung tidak lagi membayar parkir yang terlalu banyak sesuai hitungan jam, tetapi pembayaran hanya satu kali dan tidak membengkak setiap jam.
“Kita lihat di area tersebut parkiran sangat amburadul. Parkiran mobil dan motor berjejeran di badan jalan, utamanya di sekitar Mall Panakkukang, untuk itu dibutuhkan lokasi parkir yang memadai. Disamping itu, pengelola MP memberlakukan tarif parkir yang flat alias tidak berdasarkan lamanya parkir, sebab jika hal tersebut diterapkan maka tidak memancing parkir diluar kawasan MP,” ungkapnya di Kantor DPRD Kota Makassar, akhir pekan lalu.
Abdi juga menyebutkan, tarif parkir di Mall Panakukang yang tidak flat membuat pengunjung lebih memilih parkir di badan jalan. “Seharusnya mal juga bertanggungjawab, misalnya dengan memberlakukan tarif seperti di pinggir jalan agar pengunjung memarkir kendaraannya di tempat yang disediakan mal,” katanya.
Dia mengaku segera memanggil managemen MP, Dinas Perhubungan dan Perusda Parkir Makassar Raya untuk rapat dengar pendapat. “Apalagi di bulan Ramadan pengunjung mal selalu ramai, kita hanya ingin mengantisipasi kemacetan di sana jelang lebaran nanti,” jelasnya.
Menyikapi hal itu, Direktur Operasional Perusda PD Parkir Makassar Raya, Syafrullah menyatakan, mendukung rencana DPRD Makassar yang akan menggelar rapat dengar pendapat. Menurutnya, untuk menertibkan parkir di area itu memang butuh dukungan managemen mall.
Dia menyatakan saat ini PD Parkir sementara mensosialisasikan kawasan tertib parkir di area Panakkukang dan Pasar Butung. Kendaraan, kata dia, tidak boleh memarkir kendaraan melewati garis marka jalan. “Kita masih tunggu SK Wali Kota untuk tim terpadunya, kalau sudah ada baru kita jalan melakukan penertiban,” ucapnya.
Syafrullah menambahkan, untuk wilayah Panakukkang yang masuk dalam kawasan tertib parkir antara lain Jalan Pengayoman, Boulevard, dan Adhyaksa. Sementara untuk wilayah Pasar Butung, antara lain Jalan Butung, Kalimantan, Sulawesi, Tentara Pelajar dan beberapa ruas jalan disekitarnya.
Dia juga mengimbau agar pemilik toko dan hotel yang masuk dalam wilayah bebas parkir untuk mengarahkan para pengunjung atau tamunya memarkir kendaraan di tempat yang disediakan.(ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top