Gojentakmapan

Ngamuk, Satpol PP Takalar Dipolisikan

TAKALAR, BKM — Gegara Tunjangan Profesi Pegawai (TPP) belum dibayarkan selama lima bulan, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Takalar mengamuk.
Akibatnya, kaca jendela kantor bagian depan pecah dan beberapa meja diseret keluar di halaman kantor Satpol PP Takalar untuk dibakar. Termasuk pot bunga berserakan di teras kantor.
”Tunjangan profesi pegawai lima bulan dan tunjangan transpor serta uang makan dua bulan belum dibayar. Sehingga anggota Satpol ngamuk, memecahkan kaca dan membakar meja kantor,” kata Arianto, salah seorang anggota Satpol PP Takalar, Rabu (24/5).
Satpol PP melalui bendahara barang, Yurdika yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyesalkan tindakan anggota Satpol yang tidak bersabar menunggu tunjangan dan honor lainnya dibayarkan.
”TPP memang selama lima bulan terakhir belum dibayarkan. Permintaan anggaran TPP sudah masuk ke keuangan. Hanya saja, dokumen yang distor Satpol PP banyak mengalami kesalahan. Sehingga keuangan menolak untuk membayarkan TPP. Meski demikian, dalam waktu dekat TPP akan dibayar. Tapi tidak untuk lima bulan. Melainkan hanya tiga bulan sesuai permintaan surat perintah membayar (SPM),” kata Yurdika.
Secara terpisah, Kepala Satpol PP Takalar, Asdar Siala, juga membenarkan adanya tindakan anarkis sejumlah anggota Satpol PP. Menyikapi kondisi tersebut, Asdar Siala telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Takalar.
”Insiden pengrusakan kantor sudah saya laporkan ke Polres. Ini sudah di luar kewajaran. Mereka hanya tidak bersabar menunggu TPP dibayarkan sehingga mereka mengamuk,” ujar Asdar.

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top