Sulselbar

RPJMD-RTRW Pemkab Diduga Copy Paste

DISKUSI -- Para tokoh dan aktivis saat menggelar diskusi di Warkop Phoenam Jakarta, Selasa (23/5).

ENREKANG, BKM — Maspul Institute mempertemukan tokoh dan aktivis pemuda Massenrempulu di di Cafe Phoenam, Jakarta, Selasa (23/5). Pertemuan dikemas dalam bentuk Forum Group Discusion (FGD) dengan tema ‘Potret Terkini dan Harapan Masa Depan untuk Bumi Massenrempulu’.
Hadir sejumlah tokoh yakni Chaidier Patonnori, Direktur Maspul Institute Siswanto Rawali, Direktur ICM Gunung Geulis Muzakkir Djabir dan para tokoh pemuda Maspul dan Jakarta Agus Ajar Bantung, Jefri, Rahman Palembai, Abdul Rachman, Hasri Jack, Abd Karman, Wahyuddin dan beberapa tokoh lainya.
FGD dipimpin Ketua Umum Maspul Institute, Siswanto Rawali membahas sejumlah isu meliputi lemahnya manajemen kepemimpinan di Enrekang, krisis moralitas masyarakat yang semakin
menghawatirkan terutama pergaulan bebas, miras, narkoba, judi, HIV/AIDS.
Krisis lingkungan akibat cara bertani yang tidak diatur sehingga alam Enrekang semakin labil dan
mengkhawatirkan. Holtikultura produk hasil pertanian semakin dihindari pasar karena diketahui over pestisida. Masalah kelapa sawit dan bendungan di Maiwa, masalah aktivitas penambangan marmer di Buntu Batu dan diduga dokumen-dukumen perencanaan pembangunan daerah
seperti (RPJPD-RPJMD dan RTRW) yang selama ini menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan diduga
hasil ‘copy paste’ sehingga tidak valid dan tidak mencerminkan realitas objektif yang
sesungguhnya.
“Ini beberapa hal yang kami diskusikan tadi malam,” ujar Hasry kepada BKM, Selasa (23/5).
Selain itu, forum diskusi juga berkembang dengan
merekomendasikan sejumlah hal penting yakni membangun dialog antar seluruh elemen keluarga besar Massenrempulu guna mencari solusi yang terbaik atas berbagai permasalahan yang
ada.
”Perlunya dilakukan seminar pembangunan daerah dengan agenda utama evaluasi dokumen RPJPD-RPJMD dan RTRW pelaksanaannya di Makassar atau
Enrekang dan pendidikan politik menuju Pilbup 2018,” tambahnya. (her/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top